IDENTITAS
1. Nama Guru :
Mutiara Jaurina, S.
Pd.
2. Hari / Tanggal : Kamis, 27 Agustus 2026
3. Fase / Kelas :
Fase A / Kelas I
4. Mata Pelajaran :
Bahasa Lampung
5. Materi :
Nama Jari-Jari dalam
Bahasa Lampung
6. Pertemuan Ke : ke-3
Apersepsi
Guru
mengucapkan salam, menyapa peserta didik, mengecek kesiapan belajar, kemudian
mengajak peserta didik mengingat kembali nama anggota tubuh yang telah
dipelajari.
Guru
menunjukkan gambar tangan dan lima jari, kemudian bertanya:
·
“Ada
berapa jari pada satu tangan?”
·
“Siapa
yang tahu nama jari-jari dalam Bahasa Lampung?”
·
“Apa
kegunaan jari-jari dalam kehidupan sehari-hari?”
Penyampaian
Kebesaran Allah SWT:
Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT (Keimanan
dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME)
Allah SWT berfirman, "Dialah yang menciptakan kamu..." (QS. Al-Mulk: 23). Anak-anak, Allah SWT menciptakan tangan, kaki, dan jari-jari dengan fungsi yang sangat penting. Dengan tangan kita dapat menulis, makan, dan membantu orang lain. Dengan kaki kita dapat berjalan dan berlari. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Allah SWT dengan menjaga kesehatan anggota tubuh serta mempelajari nama-namanya dalam Bahasa Lampung sebagai bentuk mencintai budaya daerah.erta didik mengucapkan:
“Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah atas tangan dan jari yang Engkau
ciptakan untuk kami.”
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta
didik mampu menyimak dan memahami kosakata sederhana Bahasa Lampung tentang
anggota tubuh serta meresponsnya secara lisan.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah
mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1.
Mengenal
nama lima jari tangan dalam Bahasa Lampung melalui gambar dengan benar.
2.
Menyebutkan
nama jari-jari dalam Bahasa Lampung dengan pelafalan yang tepat.
3.
Mencocokkan
gambar jari dengan kosakata Bahasa Lampung yang sesuai.
4.
Menunjukkan
jari yang disebutkan guru menggunakan Bahasa Lampung.
5.
Peserta
didik mampu memperhatikan dan menyimak penjelasan guru dengan fokus. Mindful
Learning (Berkesadaran).
6.
Peserta
didik mampu menghubungkan nama jari dalam Bahasa Lampung dengan kegiatan
sehari-hari. Meaningful Learning (Bermakna).
7. Peserta didik mampu belajar kosakata jari melalui gambar, permainan sederhana, dan latihan dengan percaya diri. Joyful Learning (Menggembirakan).
Kriteria Pembelajaran.
1.
Mengingat
kembali nama anggota tubuh yang telah dipelajari.
2.
Mengamati
gambar tangan dan lima jari.
3.
Mengenal
nama jari-jari dalam Bahasa Lampung.
4.
Menyimak
penjelasan guru mengenai nama dan letak setiap jari.
5.
Menunjukkan
jari sesuai kosakata yang disebutkan guru.
6.
Mencocokkan
gambar jari dengan kosakata Bahasa Lampung.
7.
Melengkapi
kosakata nama jari yang belum lengkap.
8.
Menjawab
pertanyaan sederhana tentang nama jari dalam Bahasa Lampung.
9.
Merefleksikan
kosakata yang sudah dipahami dan yang masih sulit.
10. Menyimpulkan manfaat mempelajari
nama anggota tubuh dalam Bahasa Lampung.
Model / Metode : Tanya jawab, mengamati gambar, latihan individu, dan permainan sederhana.
Penjabaran Materi
A.
Materi Pokok
Peserta didik mengenal nama anggota
tubuh bagian tangan, kaki, dan khususnya lima jari tangan dalam Bahasa Lampung.
Kosakata yang digunakan mengikuti
kosakata yang tersedia dalam modul dan disesuaikan dengan kosakata Bahasa
Lampung yang digunakan di sekolah. Materi utama meliputi:
|
DIALEK A |
DIALEK O |
ARTINYA |
|
Kedimpu |
Kelippue |
Ibu Jari |
|
Penunjuk |
Telunjuk |
Jari Telunjuk |
|
Ghenghangau |
Ceghangau |
Jari Tengah |
|
Jaghi Manis |
Anak Mayau |
Jari Manis |
|
Kecik |
Kecik |
Jari Kelingking |
Peserta didik juga memahami bahwa setiap jari mempunyai letak dan nama yang berbeda.
B.
Kegiatan Pembelajaran
Guru:
1. Menampilkan gambar tangan dan
lima jari.
2. Menyebutkan nama jari dalam
Bahasa Lampung.
3. Meminta peserta didik mengulang
secara bersama-sama.
4. Menunjukkan salah satu jari dan
meminta peserta didik menyebutkan namanya.
5. Memberikan latihan mencocokkan
gambar dengan nama jari.
6. Memberikan latihan melengkapi
kosakata.
7. Memberikan pertanyaan sederhana
secara lisan.
Peserta didik:
1. Mengamati gambar.
2. Menyimak penjelasan guru.
3. Menirukan pelafalan nama jari.
4. Menunjukkan jari sesuai
perintah.
5. Mencocokkan gambar dengan
kosakata.
6. Mengerjakan latihan secara
mandiri.
7. Menjawab pertanyaan guru.
C.
Media Pembelajaran
·
Gambar
tangan dan jari-jari/ jari-jari sendiri
·
Buku
siswa
·
video
pembelajaran sederhana tentang anggota tubuh dalam Bahasa Lampung
Penggunaan gambar dan video sesuai dengan media yang tercantum dalam modul ajar.
D.
Latihan / Post Test
A. Isilah dengan jawaban yang
tepat!
1.
Jari
yang berada di samping telunjuk disebut jari ….
2.
Jari
yang paling kecil disebut dalam bahasa lampungnya ….
3.
Jari
yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu disebut dalam bahasa lampungnya jari ….
4.
Ada
… jari pada satu tangan.
5.
Jari
yang paling balak dalam bahasa lampung disebut ….
B. Praktik sederhana
Guru memberikan perintah:
“Tunjukko jari telunjuk!”
Peserta didik menunjukkan jari yang
dimaksud dan menyebutkan namanya dalam Bahasa Lampung.
Kunci Jawaban dan Pembahasan
- Jari
tengah
Pembahasan: Jari tengah berada di antara jari telunjuk dan jari manis. - Kecik
Pembahasan: Kecik merupakan jari yang berukuran paling kecil. - Penunjuk
Pembahasan: Jari penunjuk digunakan untuk menunjuk sesuatu. - Lima
Pembahasan: Satu tangan memiliki lima jari. - kedimpu
Pembahasan: kedimpu (jempol) merupakan jari yang paling besar dan berada di bagian samping tangan.
Untuk praktik, jawaban dianggap
benar apabila peserta didik mampu menunjukkan jari yang sesuai dengan perintah
dan menyebutkan nama jari tersebut dengan tepat. Bentuk asesmen ini sesuai
dengan modul, yaitu menunjukkan jari, menyebutkan nama dalam Bahasa Lampung dan
Bahasa Indonesia, serta mencocokkan gambar dengan nama jari.
Kesimpulan / Refleksi
A.
Kesimpulan
Pada pembelajaran hari ini peserta
didik mengenal nama anggota tubuh bagian jari-jari dalam Bahasa Lampung.
Peserta didik belajar mengenali lima jari, mengetahui letaknya, mencocokkan
gambar dengan kosakata, serta menunjukkan jari sesuai perintah guru.
Mempelajari nama anggota tubuh
dalam Bahasa Lampung membantu peserta didik menambah kosakata dan ikut
melestarikan bahasa daerah.
Refleksi pembelajaran:
Kendala :
Tindak lanjut :
Jumlah siswa yang paham/belum paham :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar