Selasa, 25 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung



IDENTITAS

1. Nama Guru      : Mutiara Jaurina, S.Pd.

2. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

3. Fase / Kelas   : C / V (Lima)

4. Mata Pelajaran : Bahasa Lampung

5. Materi         : Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung

6. Pertemuan Ke   : ke-1 (2 JP)

Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Tabikpun anak solih/ solihah

Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar Bahasa Lampung hari ini. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk berbicara dan berbahasa. Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari. Selain itu, Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna, termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini.

Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia dari Allah SWT, sudah sepantasnyatnya kita menggunakannya untuk menyusun kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk, sebagai salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah.

8. Capaian Pembelajaran (CP) :

Peserta didik dapat memahami dan membuat kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan mengidentifikasi ciri-ciri kedua jenis kalimat serta membedakan strukturnya secara tepat.

9. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat. (Meaningful)

   Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk (unsur Subjek dan Predikat, serta kata penghubung) dengan cermat dan teliti. (Mindful)

     Melalui permainan kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi kalimat tunggal dan kalimat majemuk pada kalimat sederhana dengan penuh semangat dan rasa senang. (Joyful)

10. Kriteria Pembelajaran :

       Murid mengamati beberapa gambar aktivitas sehari-hari (anak belajar, ibu memasak, ayah berkebun) yang ditampilkan guru, lalu mencoba menceritakannya dalam satu kalimat Bahasa Indonesia.

       Murid menyimak penjelasan guru tentang kalimat tunggal, kemudian bersama-sama mengidentifikasi Subjek (S) dan Predikat (P) pada contoh kalimat, misalnya "Ama nasak kupi di lamban."

       Murid bermain kartu kalimat: menggabungkan dua kartu kalimat tunggal (mis. "Ama mangan nasi di lamban." dan "Ina nyakak iwak di lamban.") menjadi satu kalimat baru menggunakan kata penghubung rik/ghik (dan).

       Murid mendiskusikan perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kelompok kecil menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), lalu mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

       Murid bersama guru menyimpulkan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung.

11. Metode : Ceramah, Tanya Jawab, dan Penugasan

12. Penjabaran Materi :

KALIMAT TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK

MENGGUNAKAN BAHASA LAMPUNG

Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.

1. Kalimat Tunggal

    Kalimat tunggal iyeulah kalimat  sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti: subjek, predikat, objek, dan keterangan (S-P-O-K)

cuntuh kalimat tunggal:

 Aji ngebeli kanikan di warung Padang ( Aji membeli masakan di warung Padang)

    S        P            O             K

Burhan lapah sekula ( Burhan pergi sekolah)

      S        P         O

 

2. Kalimat Majemuk

    Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak (dari) beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung. kata penghubung seperti :

- Atawa (atau)                                    - Walau/ lamun (walau)

- Ghik (dan)                                       - Ulih (karena)

- Jama (dengan)                                 - Seghadu (sesudah)

- Kidang( sedangkan)                        - Semakkunng( seumpama)

- Kipak (meskipun)                            - Ghadu ( sesudah itu)

cuntuh kalimat majemuk:

- Andi tengah ngebaca buku kidang Ana nulis patun 

  (Andi tengah ngebaca buku Sedangkan Ana nulis patun)

-Niku haga nutuk atawa niku haga dija gawoh

  (Kamu mau ikut atau kamu mau disini saja) 


   Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu unsur Subjek (S) dan satu unsur Predikat (P).

   Contoh: Ama nasak kupi di lamban.  (S = Ama, P = nasak kupi, K = di lamban)

   Kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan dengan kata penghubung, seperti rik/ghik (dan).

   Contoh: Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak di lamban.

Asesmen formatif berjenis Pilihan Ganda, Isian, dan Esai (5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai).

Soal Pilihan Ganda

1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk jenis kalimat ...

       a. Kalimat tunggal   b. Kalimat majemuk   c. Kalimat tanya   d. Kalimat perintah

2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk Bahasa Lampung adalah ...

       a. Nasak   b. Rik/Ghik   c. Iwak   d. Lamban

3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di kebun." termasuk kalimat ...

       a. Tunggal   b. Majemuk   c. Perintah   d. Ajakan

4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di lapangan." adalah ...

       a. Adik   b. maen bal   c. di lapangan   d. lapangan

5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat disebut ...

       a. Kalimat majemuk   b. Kalimat tunggal   c. Kalimat gabungan   d. Kalimat panjang

Soal Isian

1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di pasagh." adalah ...

2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat ... yang dihubungkan kata penghubung.

3. Lengkapi: "Kakak ngebaca buku ... Adik maen bal di lapangan."

Soal Esai

1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!

2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk: "Kakak maca buku di lamban." dan "Adik maen bal di lapangan."

Kunci Jawaban Latihan Soal : (diisi dan dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya)

13. Kesimpulan / Refleksi :

   Kesimpulan materi: Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).


      Refleksi:  dari hasil pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, akan tetapi terdapat kendala pada 2 siswa.

   Kendala pembelajaran hari ini: terdapat dua siswa yang belum mengerti dalam menentukan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam bahasa lampung

       Tindak lanjut: tindakan dilakukan dengan cara memberikan penjelasan kembali terhadapt siswa yang belum memahami materi tersebut

       Jumlah siswa yang paham/belum paham: 25 paham/ 2 yang belum paham

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rabu, 26 Agustus 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

IDENTITAS 1. Nama Guru       : Mutiara Jaurina, S.Pd. 2. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026 3. Fase / Kelas    : C / V (Lima) ...