Rabu, 26 Agustus 2026

Kamis, 27 Agustus 2026. Nama jari dalam Bahasa Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

 



IDENTITAS

1. Nama Guru           : Mutiara Jaurina, S. Pd.

2. Hari / Tanggal       : Kamis, 27 Agustus 2026

3. Fase / Kelas           : Fase A / Kelas I

4. Mata Pelajaran      : Bahasa Lampung

5. Materi                     : Nama Jari-Jari dalam Bahasa Lampung

6. Pertemuan Ke       : ke-3

Apersepsi

Guru mengucapkan salam, menyapa peserta didik, mengecek kesiapan belajar, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali nama anggota tubuh yang telah dipelajari.

Guru menunjukkan gambar tangan dan lima jari, kemudian bertanya:

·         “Ada berapa jari pada satu tangan?”

·         “Siapa yang tahu nama jari-jari dalam Bahasa Lampung?”

·         “Apa kegunaan jari-jari dalam kehidupan sehari-hari?”

Penyampaian Kebesaran Allah SWT:

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT (Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME)

Allah SWT berfirman, "Dialah yang menciptakan kamu..." (QS. Al-Mulk: 23). Anak-anak, Allah SWT menciptakan tangan, kaki, dan jari-jari dengan fungsi yang sangat penting. Dengan tangan kita dapat menulis, makan, dan membantu orang lain. Dengan kaki kita dapat berjalan dan berlari. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Allah SWT dengan menjaga kesehatan anggota tubuh serta mempelajari nama-namanya dalam Bahasa Lampung sebagai bentuk mencintai budaya daerah.

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menyimak dan memahami kosakata sederhana Bahasa Lampung tentang anggota tubuh serta meresponsnya secara lisan.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1.      Mengenal nama lima jari tangan dalam Bahasa Lampung melalui gambar dengan benar.

2.      Menyebutkan nama jari-jari dalam Bahasa Lampung dengan pelafalan yang tepat.

3.      Mencocokkan gambar jari dengan kosakata Bahasa Lampung yang sesuai.

4.      Menunjukkan jari yang disebutkan guru menggunakan Bahasa Lampung.

5.      Peserta didik mampu memperhatikan dan menyimak penjelasan guru dengan fokus. Mindful Learning (Berkesadaran).

6.      Peserta didik mampu menghubungkan nama jari dalam Bahasa Lampung dengan kegiatan sehari-hari. Meaningful Learning (Bermakna).

7.      Peserta didik mampu belajar kosakata jari melalui gambar, permainan sederhana, dan latihan dengan percaya diri. Joyful Learning (Menggembirakan). 

Kriteria Pembelajaran.

1.      Mengingat kembali nama anggota tubuh yang telah dipelajari.

2.      Mengamati gambar tangan dan lima jari.

3.      Mengenal nama jari-jari dalam Bahasa Lampung.

4.      Menyimak penjelasan guru mengenai nama dan letak setiap jari.

5.      Menunjukkan jari sesuai kosakata yang disebutkan guru.

6.      Mencocokkan gambar jari dengan kosakata Bahasa Lampung.

7.      Melengkapi kosakata nama jari yang belum lengkap.

8.      Menjawab pertanyaan sederhana tentang nama jari dalam Bahasa Lampung.

9.      Merefleksikan kosakata yang sudah dipahami dan yang masih sulit.

10.  Menyimpulkan manfaat mempelajari nama anggota tubuh dalam Bahasa Lampung.

 

Model / Metode : Tanya jawab, mengamati gambar, latihan individu, dan permainan sederhana.

Penjabaran Materi

A. Materi Pokok

Peserta didik mengenal nama anggota tubuh bagian tangan, kaki, dan khususnya lima jari tangan dalam Bahasa Lampung.

Kosakata yang digunakan mengikuti kosakata yang tersedia dalam modul dan disesuaikan dengan kosakata Bahasa Lampung yang digunakan di sekolah. Materi utama meliputi:

DIALEK A

DIALEK O

ARTINYA

Kedimpu

Kelippue

Ibu Jari

Penunjuk

Telunjuk

Jari Telunjuk

Ghenghangau

Ceghangau

Jari  Tengah

Jaghi Manis

Anak Mayau

Jari Manis

Kecik

Kecik

Jari Kelingking

Peserta didik juga memahami bahwa setiap jari mempunyai letak dan nama yang berbeda.

B. Kegiatan Pembelajaran

Guru:

1. Menampilkan gambar tangan dan lima jari.

2. Menyebutkan nama jari dalam Bahasa Lampung.

3. Meminta peserta didik mengulang secara bersama-sama.

4. Menunjukkan salah satu jari dan meminta peserta didik menyebutkan namanya.

5. Memberikan latihan melengkapi kosakata.

6. Memberikan pertanyaan sederhana secara lisan.

Peserta didik:

1. Mengamati gambar.

2. Menyimak penjelasan guru.

3. Menirukan pelafalan nama jari.

4. Menunjukkan jari sesuai perintah.

5. Mencocokkan nama jari sendiri dengan kosakata.

6. Mengerjakan latihan secara mandiri.

7. Menjawab pertanyaan guru.

C. Media Pembelajaran

·         Gambar tangan dan jari-jari/ jari-jari sendiri

·         Buku siswa

·         video pembelajaran sederhana tentang anggota tubuh dalam Bahasa Lampung. 

D. Latihan / Post Test

A. Isilah dengan jawaban yang tepat!

1.      Jari yang berada di samping telunjuk disebut jari ….

2.      Jari yang paling kecil disebut dalam bahasa lampungnya ….

3.      Jari yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu disebut dalam bahasa lampungnya jari  ….

4.      Ada … jari pada satu tangan.

5.      Jari yang paling balak dalam bahasa lampung  disebut ….

B. Praktik sederhana

Guru memberikan perintah:

“Tunjukko jari telunjuk!”

Peserta didik menunjukkan jari yang dimaksud dan menyebutkan namanya dalam Bahasa Lampung.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. Jari tengah
    Pembahasan: Jari tengah berada di antara jari telunjuk dan jari manis.
  2. Kecik
    Pembahasan: Kecik merupakan jari yang berukuran paling kecil.
  3. Penunjuk
    Pembahasan: Jari penunjuk digunakan untuk menunjuk sesuatu.
  4. Lima
    Pembahasan: Satu tangan memiliki lima jari.
  5. kedimpu
    Pembahasan: kedimpu (jempol) merupakan jari yang paling besar dan berada di bagian samping tangan.

Untuk praktik, jawaban dianggap benar apabila peserta didik mampu menunjukkan jari yang sesuai dengan perintah dan menyebutkan nama jari tersebut dengan tepat. Bentuk asesmen ini sesuai dengan modul, yaitu menunjukkan jari, menyebutkan nama dalam Bahasa Lampung dan Bahasa Indonesia, serta mencocokkan gambar dengan nama jari.

Kesimpulan / Refleksi

A. Kesimpulan

Pada pembelajaran hari ini peserta didik mengenal nama anggota tubuh bagian jari-jari dalam Bahasa Lampung. Peserta didik belajar mengenali lima jari, mengetahui letaknya, mencocokkan gambar dengan kosakata, serta menunjukkan jari sesuai perintah guru.

Mempelajari nama anggota tubuh dalam Bahasa Lampung membantu peserta didik menambah kosakata dan ikut melestarikan bahasa daerah.

Refleksi pembelajaran: 

Kendala :

Tindak lanjut : 

Jumlah siswa yang paham/belum paham : 



Selasa, 25 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung



IDENTITAS

1. Nama Guru      : Mutiara Jaurina, S.Pd.

2. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

3. Fase / Kelas   : C / V (Lima)

4. Mata Pelajaran : Bahasa Lampung

5. Materi         : Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung

6. Pertemuan Ke   : ke-1 (2 JP)

Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Tabikpun anak solih/ solihah

Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar Bahasa Lampung hari ini. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk berbicara dan berbahasa. Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari. Selain itu, Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna, termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini.

Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia dari Allah SWT, sudah sepantasnyatnya kita menggunakannya untuk menyusun kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk, sebagai salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah.

8. Capaian Pembelajaran (CP) :

Peserta didik dapat memahami dan membuat kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan mengidentifikasi ciri-ciri kedua jenis kalimat serta membedakan strukturnya secara tepat.

9. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat. (Meaningful)

   Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk (unsur Subjek dan Predikat, serta kata penghubung) dengan cermat dan teliti. (Mindful)

     Melalui permainan kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi kalimat tunggal dan kalimat majemuk pada kalimat sederhana dengan penuh semangat dan rasa senang. (Joyful)

10. Kriteria Pembelajaran :

       Murid mengamati beberapa gambar aktivitas sehari-hari (anak belajar, ibu memasak, ayah berkebun) yang ditampilkan guru, lalu mencoba menceritakannya dalam satu kalimat Bahasa Indonesia.

       Murid menyimak penjelasan guru tentang kalimat tunggal, kemudian bersama-sama mengidentifikasi Subjek (S) dan Predikat (P) pada contoh kalimat, misalnya "Ama nasak kupi di lamban."

       Murid bermain kartu kalimat: menggabungkan dua kartu kalimat tunggal (mis. "Ama mangan nasi di lamban." dan "Ina nyakak iwak di lamban.") menjadi satu kalimat baru menggunakan kata penghubung rik/ghik (dan).

       Murid mendiskusikan perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kelompok kecil menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), lalu mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

       Murid bersama guru menyimpulkan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung.

11. Metode : Ceramah, Tanya Jawab, dan Penugasan

12. Penjabaran Materi :

KALIMAT TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK

MENGGUNAKAN BAHASA LAMPUNG

Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.

1. Kalimat Tunggal

    Kalimat tunggal iyeulah kalimat  sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti: subjek, predikat, objek, dan keterangan (S-P-O-K)

cuntuh kalimat tunggal:

 Aji ngebeli kanikan di warung Padang ( Aji membeli masakan di warung Padang)

    S        P            O             K

Burhan lapah sekula ( Burhan pergi sekolah)

      S        P         O

 

2. Kalimat Majemuk

    Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak (dari) beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung. kata penghubung seperti :

- Atawa (atau)                                    - Walau/ lamun (walau)

- Ghik (dan)                                       - Ulih (karena)

- Jama (dengan)                                 - Seghadu (sesudah)

- Kidang( sedangkan)                        - Semakkunng( seumpama)

- Kipak (meskipun)                            - Ghadu ( sesudah itu)

cuntuh kalimat majemuk:

- Andi tengah ngebaca buku kidang Ana nulis patun 

  (Andi tengah ngebaca buku Sedangkan Ana nulis patun)

-Niku haga nutuk atawa niku haga dija gawoh

  (Kamu mau ikut atau kamu mau disini saja) 


   Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu unsur Subjek (S) dan satu unsur Predikat (P).

   Contoh: Ama nasak kupi di lamban.  (S = Ama, P = nasak kupi, K = di lamban)

   Kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan dengan kata penghubung, seperti rik/ghik (dan).

   Contoh: Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak di lamban.

Asesmen formatif berjenis Pilihan Ganda, Isian, dan Esai (5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai).

Soal Pilihan Ganda

1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk jenis kalimat ...

       a. Kalimat tunggal   b. Kalimat majemuk   c. Kalimat tanya   d. Kalimat perintah

2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk Bahasa Lampung adalah ...

       a. Nasak   b. Rik/Ghik   c. Iwak   d. Lamban

3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di kebun." termasuk kalimat ...

       a. Tunggal   b. Majemuk   c. Perintah   d. Ajakan

4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di lapangan." adalah ...

       a. Adik   b. maen bal   c. di lapangan   d. lapangan

5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat disebut ...

       a. Kalimat majemuk   b. Kalimat tunggal   c. Kalimat gabungan   d. Kalimat panjang

Soal Isian

1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di pasagh." adalah ...

2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat ... yang dihubungkan kata penghubung.

3. Lengkapi: "Kakak ngebaca buku ... Adik maen bal di lapangan."

Soal Esai

1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!

2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk: "Kakak maca buku di lamban." dan "Adik maen bal di lapangan."

Kunci Jawaban Latihan Soal : (diisi dan dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya)

13. Kesimpulan / Refleksi :

   Kesimpulan materi: Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).


      Refleksi:  dari hasil pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, akan tetapi terdapat kendala pada 2 siswa.

   Kendala pembelajaran hari ini: terdapat dua siswa yang belum mengerti dalam menentukan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam bahasa lampung

       Tindak lanjut: tindakan dilakukan dengan cara memberikan penjelasan kembali terhadapt siswa yang belum memahami materi tersebut

       Jumlah siswa yang paham/belum paham: 25 paham/ 2 yang belum paham

Rabu, 26 Agustus 2026. Sumatif Harian Permainan Angota Tubuh dalam Bahasa Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 3 Bandar Lampung

                        


IDENTITAS

Nama Guru : Mutiara Jaurina, S.Pd

Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

Fase / Kelas : A / 1 

Mata Pelajaran : Bahasa Lampung

Materi : Sumatif Harian — Kosakata Nama Anggota Tubuh Bagian Kepala dan Badan dalam Bahasa Lampung

APERSEPSI

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Api kabar puari sai sholih/sholihah hari ini? Sagou-sagou muakhi sedang di dalom kaadaan sehat rik semangat nutuk pelajaran Bahasa Lampung. Sebelum ram mulai, jak ram ingok jama kebesaran Allah SWT sai radu nyiptako ram jama bagian tubuh sai sempurna, iyulah kepalo, mata, cuping, ighung, banguk, culuk, cukut, dada, rik tenai. Sunyin bagian tubuh inji ngedok fungsini masing-masing, sehinggo ram dapok ngeliak, ngedengi, cawa, bejalan, rik ngelakuko kegiatan sehari-hari. Sebagai bentuk syukur atas nikmat tubuh sai Allah juk, ram harus ngejago kesehatan tubuh rik belajar nyanjung nama-nama anggota tubuh inji delom Bahasa Lampung, sebagai bentuk pelestarian budaya daerah kham. Rani inji, kham haga nyoba sunyin sai radu dipelajari tentang nama anggota tubuh bagian kepala rik badan. Mari ram kerjako Sumatif Harian inji jama sungguh-sungguh, jujur, rik penuh percaya diri.

CP (Capaian Pembelajaran)

Peserta didik mampu memahami dan menyebutkan nama-nama anggota tubuh bagian kepala dan badan dalam Bahasa Lampung dengan pelafalan yang benar, serta mampu mencocokkan dan menggunakan kosakata tersebut dalam kegiatan sederhana.

TP (Tujuan Pembelajaran)

1. Melalui kegiatan mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan guru, murid mampu menyebutkan nama-nama anggota tubuh bagian kepala dan badan dalam Bahasa Lampung dengan tepat.

2.  Melalui kegiatan menghubungkan gambar dengan kosakata, murid mampu mencocokkan nama anggota tubuh dalam Bahasa Indonesia dengan Bahasa Lampung dengan benar.

3.  Melalui kegiatan mengenal kebesaran Allah di awal pembelajaran, murid mampu menunjukkan sikap jujur, tenang, dan percaya diri saat mengerjakan soal sumatif. (Mindful)

4.   Melalui kegiatan evaluasi mandiri, murid mampu menunjukkan semangat dan tanggung jawab dalam menyelesaikan Sumatif Harian. (Joyful)

Kriteria Pembelajaran 

1.   Guru membuka kelas dengan salam, apersepsi, dan mengajak murid mengingat kembali nama-nama anggota tubuh bagian kepala dan badan yang sudah dipelajari pada Pertemuan 1 dan 2.

2.  Murid dan guru melakukan tanya jawab singkat mengenai nama anggota tubuh dalam Bahasa Lampung beserta artinya dalam Bahasa Indonesia.

3.  Guru menyampaikan aturan pengerjaan Sumatif Harian (waktu pengerjaan, jujur, dan mandiri).

4.  Murid mengerjakan soal Sumatif Harian secara mandiri.

5.  Guru mengumpulkan hasil pekerjaan murid dan menutup pembelajaran dengan refleksi singkat.

 Metode

Tes Tertulis (Evaluasi Sumatif)

Ringkasan Materi

Berikut nama-nama anggota tubuh dalam bahasa Lampung beserta arti dalam bahasak Indonesia.

DIALEK A

DIALEK O

ARTINYA

ANGGOTA TUBUH BAGIAN KEPALA DALAM BAHASA LAMPUNG

Buwok

Buwek

Rambut

Cuping

Cuping

Kuping

Ighung

Ighung

Hidung

Ipon

Kedis

Gigi

Hulu

Uleu

Kepala

Mata

Mato

Mata

ANGGOTA TUBUH BAGIAN BADAN DALAM BAHASA LAMPUNG

Dada

Dadou

Dada

Culuk

Pungue

Tangan

Betong

Beteng

Perut

Gheghanga

Gheghangaou

Pergelangan Tangan

Paha

Pohho

Paha

Cukut

Kukut

Kaki

Soal Sumatif Harian — Bahasa Lampung Kelas 1

SOAL PILIHAN GANDA BAHASA LAMPUNG 


Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan materi: Nama-nama anggota tubuh bagian kepala dan badan dalam Bahasa Lampung, seperti hulu (kepala), mato (mata), cuping (telinga), ighung (hidung), banguk (mulut), culuk (tangan), cukut (kaki), dada, dan tenai (perut), perlu dikenal dan dihafalkan murid sebagai bentuk pelestarian budaya daerah Lampung. Murid diharapkan mampu menyebutkan, mencocokkan, dan menggunakan kosakata tersebut dalam kegiatan sehari-hari.

Refleksi pembelajaran: 

Kendala :

Tindak lanjut : 

Jumlah siswa yang paham/belum paham : 


Kamis, 27 Agustus 2026. Nama jari dalam Bahasa Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

  IDENTITAS 1. Nama Guru            : Mutiara Jaurina, S. Pd. 2. Hari / Tanggal        : Kamis , 27 Agustus 2026 3. Fase / Kelas      ...