IDENTITAS
1. Nama Guru
: Mutiara Jaurina, S.Pd.
2. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026
3. Fase / Kelas
: C / V (Lima)
4. Mata Pelajaran : Bahasa Lampung
5. Materi
: Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung
6. Pertemuan Ke
: ke-1 (2 JP)
Apersepsi
:
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Tabikpun anak solih/ solihah
Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari
ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu
untuk belajar Bahasa Lampung hari ini. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat
lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban
kita sebagai seorang muslim.
Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq,
yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk
berbicara dan berbahasa. Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan
menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari.
Selain itu, Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan
sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna,
termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini.
Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia
dari Allah SWT, sudah sepantasnyatnya kita menggunakannya untuk menyusun
kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk,
sebagai salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa
Lampung sebagai warisan budaya daerah.
8.
Capaian Pembelajaran (CP) :
Peserta didik dapat memahami dan membuat kalimat
tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan mengidentifikasi
ciri-ciri kedua jenis kalimat serta membedakan strukturnya secara tepat.
9.
Tujuan Pembelajaran (TP) :
• Melalui kegiatan
mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian
kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat. (Meaningful)
• Melalui kegiatan
diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat
majemuk (unsur Subjek dan Predikat, serta kata penghubung) dengan cermat dan
teliti. (Mindful)
• Melalui permainan
kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi kalimat
tunggal dan kalimat majemuk pada kalimat sederhana dengan penuh semangat dan
rasa senang. (Joyful)
10. Kriteria Pembelajaran :
•
Murid mengamati
beberapa gambar aktivitas sehari-hari (anak belajar, ibu memasak, ayah
berkebun) yang ditampilkan guru, lalu mencoba menceritakannya dalam satu
kalimat Bahasa Indonesia.
•
Murid menyimak
penjelasan guru tentang kalimat tunggal, kemudian bersama-sama mengidentifikasi
Subjek (S) dan Predikat (P) pada contoh kalimat, misalnya "Ama nasak kupi
di lamban."
•
Murid bermain
kartu kalimat: menggabungkan dua kartu kalimat tunggal (mis. "Ama mangan
nasi di lamban." dan "Ina nyakak iwak di lamban.") menjadi satu
kalimat baru menggunakan kata penghubung rik/ghik (dan).
•
Murid
mendiskusikan perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kelompok
kecil menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), lalu mempresentasikan
hasil diskusinya di depan kelas.
•
Murid bersama
guru menyimpulkan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa
Lampung.
11. Metode : Ceramah, Tanya Jawab, dan Penugasan
12. Penjabaran Materi :
KALIMAT
TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK
MENGGUNAKAN
BAHASA LAMPUNG
Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu
kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.
1. Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal iyeulah kalimat
sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti: subjek, predikat, objek, dan
keterangan (S-P-O-K)
cuntuh kalimat tunggal:
- Aji ngebeli kanikan di
warung Padang ( Aji membeli masakan di warung Padang)
S
P O
K
- Burhan lapah sekula (
Burhan pergi sekolah)
S
P O
2. Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak
(dari) beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung. kata
penghubung seperti :
- Atawa (atau)
- Walau/ lamun
(walau)
- Ghik (dan)
-
Ulih (karena)
- Jama (dengan)
- Seghadu (sesudah)
- Kidang( sedangkan)
-
Semakkunng( seumpama)
- Kipak (meskipun)
- Ghadu ( sesudah itu)
cuntuh kalimat majemuk:
- Andi tengah ngebaca buku kidang Ana
nulis patun
(Andi tengah ngebaca buku Sedangkan Ana
nulis patun)
-Niku haga nutuk atawa niku
haga dija gawoh
(Kamu mau ikut atau kamu mau disini saja)
Kalimat
tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu unsur Subjek (S) dan satu unsur
Predikat (P).
Contoh: Ama
nasak kupi di lamban. (S = Ama, P =
nasak kupi, K = di lamban)
Kalimat
majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan dengan
kata penghubung, seperti rik/ghik (dan).
Contoh: Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak di lamban.
Asesmen formatif berjenis Pilihan Ganda, Isian, dan Esai (5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai).
Soal
Pilihan Ganda
1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk
jenis kalimat ...
•
a. Kalimat
tunggal b. Kalimat majemuk c. Kalimat tanya d. Kalimat perintah
2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat
majemuk Bahasa Lampung adalah ...
•
a. Nasak b. Rik/Ghik
c. Iwak d. Lamban
3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di
kebun." termasuk kalimat ...
•
a. Tunggal b. Majemuk
c. Perintah d. Ajakan
4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di
lapangan." adalah ...
•
a. Adik b. maen bal
c. di lapangan d. lapangan
5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu
Predikat disebut ...
•
a. Kalimat
majemuk b. Kalimat tunggal c. Kalimat gabungan d. Kalimat panjang
Soal
Isian
1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di
pasagh." adalah ...
2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat
... yang dihubungkan kata penghubung.
3. Lengkapi: "Kakak ngebaca buku ... Adik maen
bal di lapangan."
Soal Esai
1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat
tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!
2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu
kalimat majemuk: "Kakak maca buku di lamban." dan "Adik maen bal
di lapangan."
Kunci
Jawaban Latihan Soal : (diisi dan
dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya)
13.
Kesimpulan / Refleksi :
• Kesimpulan materi: Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).
• Refleksi: dari hasil pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan lancar, akan tetapi terdapat kendala pada 2 siswa.
• Kendala
pembelajaran hari ini: terdapat dua siswa yang belum mengerti dalam menentukan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam bahasa lampung
•
Tindak lanjut: tindakan dilakukan dengan cara memberikan penjelasan kembali terhadapt siswa yang belum memahami materi tersebut
•
Jumlah siswa yang
paham/belum paham: 25 paham/ 2 yang belum paham





