Selasa, 01 September 2026

Rabu, 2 September 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

 


📚🌸📝

PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG

Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk

Fase C • Kelas V • Pertemuan Ke-1 • 2 JP

🌱 Meaningful
🧠 Mindful
🎉 Joyful
💖 MAMIJOY

👩‍🏫 Identitas Pembelajaran

👩 Nama Guru
Mutiara Jaurina, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal
Rabu, 2 September 2026
🎓 Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
📖 Mata Pelajaran
Bahasa Lampung
📌 Materi
Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung
⏰ Pertemuan
Pertemuan ke-1 (2 JP)

🌷 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Tabikpun anak solih/solihah 🌸

Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar Bahasa Lampung hari ini.

Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk berbicara dan berbahasa.

Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari. Selain itu Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna.

Termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini. Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia dari Allah SWT. Sudah sepantasnya kita menggunakannya untuk menyusun kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah. 🌺

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik dapat memahami dan membuat kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan mengidentifikasi ciri-ciri kedua jenis kalimat serta membedakan strukturnya secara tepat.

🌟 Tujuan Pembelajaran

🎯

TP UMUM

Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, membedakan, dan membuat kalimat tunggal serta kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan memperhatikan unsur Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K), serta penggunaan kata penghubung secara tepat.

🌱

Meaningful

Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat serta menghubungkannya dengan penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.

🧠

Mindful

Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk berdasarkan unsur Subjek dan Predikat serta penggunaan kata penghubung dengan cermat dan teliti.

🎉

Joyful

Melalui permainan kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi dan menyusun kalimat tunggal serta kalimat majemuk dengan penuh semangat, aktif, kreatif, dan rasa senang.


🧑‍🏫 Metode Pembelajaran

🗣️ Ceramah

Guru memberikan penjelasan mengenai materi pembelajaran.

💬 Tanya Jawab

Guru dan murid melakukan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman.

📝 Penugasan

Murid mengerjakan latihan dan aktivitas pembelajaran.

📚 Penjabaran Materi

🌺 KALIMAT TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK

📝 Pengertian Kalimat

Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.

1️⃣ Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal iyeulah kalimat sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan (S-P-O-K).

✨ Ciri-ciri Kalimat Tunggal

  • Memiliki satu kesatuan gagasan.
  • Memiliki satu Subjek (S).
  • Memiliki satu Predikat (P).
  • Dapat memiliki Objek (O) dan Keterangan (K).
Aji ngebeli kanikan di warung Padang.
(Aji membeli masakan di warung Padang)

S = Aji   |   P = ngebeli   |   O = kanikan   |   K = di warung Padang

Burhan lapah sekula.
(Burhan pergi sekolah)

S = Burhan   |   P = lapah   |   O/K = sekula

Ama nasak kupi di lamban.
(Ayah memasak kopi di rumah)

S = Ama   |   P = nasak kupi   |   K = di lamban

2️⃣ Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung.

🔗 Kata Penghubung Bahasa Lampung

Kata PenghubungArti
Atawaatau
Ghik / Rikdan
Jamadengan
Kidangsedangkan
Kipakmeskipun
Walau / Lamunwalau
Ulihkarena
Seghadusesudah
Semakkunngseumpama
Ghadusesudah itu

✨ Contoh Kalimat Majemuk

Andi tengah ngebaca buku kidang Ana nulis patun.
(Andi sedang membaca buku sedangkan Ana menulis pantun)
Niku haga nutuk atawa niku haga dija gawoh.
(Kamu mau ikut atau kamu mau di sini saja)
Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak di lamban.
(Ayah memasak kopi dan Ibu memasak ikan di rumah)
⚖️ Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk
Kalimat TunggalKalimat Majemuk
Satu Subjek dan satu Predikat.Gabungan dua kalimat tunggal atau lebih.
Satu kesatuan gagasan.Memiliki lebih dari satu kesatuan gagasan.
Tidak harus menggunakan kata penghubung.Menggunakan kata penghubung.
Contoh:
Ama nasak kupi.
Contoh:
Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak.

📝 Asesmen Formatif

Asesmen formatif terdiri atas: 5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai.

🌸 Pilihan Ganda

1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk jenis kalimat ...

a. Kalimat tunggal
b. Kalimat majemuk
c. Kalimat tanya
d. Kalimat perintah

2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk Bahasa Lampung adalah ...

a. Nasak
b. Rik/Ghik
c. Iwak
d. Lamban

3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di kebun." termasuk kalimat ...

a. Tunggal
b. Majemuk
c. Perintah
d. Ajakan

4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di lapangan." adalah ...

a. Adik
b. maen bal
c. di lapangan
d. lapangan

5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat disebut ...

a. Kalimat majemuk
b. Kalimat tunggal
c. Kalimat gabungan
d. Kalimat panjang

✏️ Soal Isian

1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di pasagh." adalah ...

2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat ... yang dihubungkan kata penghubung.

3. Lengkapi kalimat berikut:
"Kakak ngebaca buku ... Adik maen bal di lapangan."

💡 Soal Esai

1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!

2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk:

"Kakak maca buku di lamban." dan "Adik maen bal di lapangan."
🔐 Kunci Jawaban Latihan Soal
Diisi dan dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya.

🌈 Kesimpulan & Refleksi

✅ Kesimpulan

Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).

🌟 Hasil Pembelajaran


⚠️ Kendala

.

👩‍🎓 Siswa Paham

- Siswa

📌 Belum Paham

- Siswa

💖 Refleksi MAMIJOY

🌱

MEANINGFUL

Apa manfaat mempelajari kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kehidupan sehari-hari?

🧠

MINDFUL

Apakah saya sudah mampu membedakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan memperhatikan Subjek dan Predikat?

🎉

JOYFUL

Bagaimana perasaan saya setelah belajar Bahasa Lampung melalui permainan kartu "Susun Aku!"?

Rabu, 2 September 2026. Nama Jari dalam Bahasa Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 3 Bandar Lampung

🌟 🌺 🌟

📚 PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG

Fase A • Kelas I • Pertemuan Ke-3

👆 Nama Jari-Jari dalam Bahasa Lampung

🪪 IDENTITAS

👩‍🏫 Nama Guru
Mutiara Jaurina, S. Pd.
📅 Hari / Tanggal
Rabu, 2 September 2026
🎒 Fase / Kelas
Fase A / Kelas I
📖 Mata Pelajaran
Bahasa Lampung
📌 Materi
Nama Jari-Jari dalam Bahasa Lampung
🔢 Pertemuan
Ke-3

🌈 APERSEPSI

Guru mengucapkan salam, menyapa peserta didik, mengecek kesiapan belajar, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali nama anggota tubuh yang telah dipelajari.

💭 Ayo Berpikir!

Guru menunjukkan gambar tangan dan lima jari, kemudian bertanya:

  1. ☝️ “Ada berapa jari pada satu tangan?”
  2. 🗣️ “Siapa yang tahu nama jari-jari dalam Bahasa Lampung?”
  3. 🤲 “Apa kegunaan jari-jari dalam kehidupan sehari-hari?”

🕌 Penyampaian Kebesaran Allah SWT

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT (Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME).

Allah SWT berfirman, “Dialah yang menciptakan kamu...” (QS. Al-Mulk: 23).

Anak-anak, Allah SWT menciptakan tangan, kaki, dan jari-jari dengan fungsi yang sangat penting. Dengan tangan kita dapat menulis, makan, dan membantu orang lain. Dengan kaki kita dapat berjalan dan berlari.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Allah SWT dengan menjaga kesehatan anggota tubuh serta mempelajari nama-namanya dalam Bahasa Lampung sebagai bentuk mencintai budaya daerah.

🌸 “Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah atas tangan dan jari yang Engkau ciptakan untuk kami.” 🌸

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu menyimak dan memahami kosakata sederhana Bahasa Lampung tentang anggota tubuh serta meresponsnya secara lisan.

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

🌸 TP Umum

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu mengenal, menyimak, memahami, dan menyebutkan kosakata sederhana tentang nama lima jari tangan dalam Bahasa Lampung dengan benar serta menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.

Peserta didik mampu mencocokkan gambar dengan kosakata, menunjukkan jari sesuai perintah guru, serta menyebutkan nama jari dalam Bahasa Lampung dengan percaya diri.

🌈 TP MAMiJOY

Melalui pembelajaran yang Mindful, Meaningful, dan Joyful, peserta didik diharapkan mampu:

🧘 Mindful Learning (Berkesadaran)

Peserta didik mampu memperhatikan, menyimak, dan mengikuti pembelajaran tentang nama jari-jari dalam Bahasa Lampung dengan fokus dan penuh kesadaran.

💡 Meaningful Learning (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan nama-nama jari dalam Bahasa Lampung dengan anggota tubuh dan kegiatan sehari-hari, seperti menulis, makan, menunjuk, dan membantu orang lain.

🎉 Joyful Learning (Menggembirakan)

Peserta didik mampu belajar nama jari-jari dalam Bahasa Lampung melalui gambar, permainan sederhana, praktik menunjukkan jari, dan latihan dengan suasana menyenangkan serta percaya diri.

🧘 MINDFUL 💡 MEANINGFUL 🎉 JOYFUL

📚 PENJABARAN MATERI

🌺 A. Materi Pokok

Peserta didik mengenal nama anggota tubuh bagian tangan, kaki, dan khususnya lima jari tangan dalam Bahasa Lampung.

Kosakata yang digunakan mengikuti kosakata yang tersedia dalam modul dan disesuaikan dengan kosakata Bahasa Lampung yang digunakan di sekolah.

👆 Kosakata Lima Jari

DIALEK A / O

☝️ Kedimpu

Ibu Jari / Jempol
DIALEK A / O

☝️ Penunjuk

Jari Telunjuk
DIALEK A / O

🖐️ Ghenghangau

Jari Tengah
DIALEK A / O

💍 Jaghi Manis

Jari Manis
DIALEK A / O

🤏 Kecik

Jari Kelingking

📖 Tabel Kosakata

DIALEK ADIALEK OARTINYA
KedimpuKelippueIbu Jari
PenunjukPenunjukTelunjuk / Jari Penunjuk
GhenghangauCeghangauJari Tengah
Jaghi ManisAnak MayauJari Manis
KecikKecikJari Kelingking

👋 Peserta didik juga memahami bahwa setiap jari mempunyai letak dan nama yang berbeda.

🎮 B. Kegiatan Pembelajaran

👩‍🏫 Guru

  1. Menampilkan gambar tangan dan lima jari.
  2. Menyebutkan nama jari dalam Bahasa Lampung.
  3. Meminta peserta didik mengulang secara bersama-sama.
  4. Menunjukkan salah satu jari dan meminta peserta didik menyebutkan namanya.
  5. Memberikan latihan mencocokkan gambar dengan nama jari.
  6. Memberikan latihan melengkapi kosakata.
  7. Memberikan pertanyaan sederhana secara lisan.

👧👦 Peserta Didik

  1. Mengamati gambar.
  2. Menyimak penjelasan guru.
  3. Menirukan pelafalan nama jari.
  4. Menunjukkan jari sesuai perintah.
  5. Mencocokkan gambar dengan kosakata.
  6. Mengerjakan latihan secara mandiri.
  7. Menjawab pertanyaan guru.

🎨 C. Media Pembelajaran

🖐️
Gambar Tangan

Gambar tangan dan lima jari / jari-jari sendiri.

📕
Buku Siswa

Buku pembelajaran Bahasa Lampung.

🎬
Video Pembelajaran

Video sederhana tentang anggota tubuh dalam Bahasa Lampung.

✏️ D. LATIHAN / POST TEST

🌟 A. Isilah dengan jawaban yang tepat!

  1. Jari yang berada di samping telunjuk disebut jari ....................................
  2. Jari yang paling kecil disebut dalam Bahasa Lampungnya ....................................
  3. Jari yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu disebut dalam Bahasa Lampungnya jari ....................................
  4. Ada .................................... jari pada satu tangan.
  5. Jari yang paling balak dalam Bahasa Lampung disebut ....................................

🎯 B. PRAKTIK SEDERHANA

Guru memberikan perintah:

👉 “Tunjukko jari telunjuk!”

Peserta didik menunjukkan jari yang dimaksud dan menyebutkan namanya dalam Bahasa Lampung.

⭐ Jawaban dianggap benar apabila peserta didik mampu menunjukkan jari yang sesuai dengan perintah dan menyebutkan nama jari tersebut dengan tepat.

🔑 KUNCI JAWABAN & PEMBAHASAN

  1. Jari tengah
    💡 Pembahasan: Jari tengah berada di antara jari telunjuk dan jari manis.
  2. Kecik
    💡 Pembahasan: Kecik merupakan jari yang berukuran paling kecil.
  3. Penunjuk
    💡 Pembahasan: Jari penunjuk digunakan untuk menunjuk sesuatu.
  4. Lima
    💡 Pembahasan: Satu tangan memiliki lima jari.
  5. Kedimpu
    💡 Pembahasan: Kedimpu (jempol) merupakan jari yang paling besar dan berada di bagian samping tangan.

💭 KESIMPULAN / REFLEKSI

🌺 A. Kesimpulan

Pada pembelajaran hari ini peserta didik mengenal nama anggota tubuh bagian jari-jari dalam Bahasa Lampung.

Peserta didik belajar mengenali lima jari, mengetahui letaknya, mencocokkan gambar dengan kosakata, serta menunjukkan jari sesuai perintah guru.

Mempelajari nama anggota tubuh dalam Bahasa Lampung membantu peserta didik menambah kosakata dan ikut melestarikan bahasa daerah.


⭐ Ayo Refleksi!

😊 Jari apa yang sudah kamu ketahui?

🤔 Jari apa yang masih sulit kamu ingat?

🌺 Mengapa kita perlu belajar Bahasa Lampung?

“Aku bangga belajar Bahasa Lampung!” 🌺


 

Senin, 31 Agustus 2026

Selasa, 01 September 2026. Bahasa perwatin dan bahasa merwatin dalam bahasa Lampung kelas 4. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung




🌺 PEMBELAJARAN 

BAHASA LAMPUNG 🌺

Ragam Bahasa Perwatin dan Merwatin

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

Fase B / Kelas IV

📚 PERTEMUAN 1

🪪 A. IDENTITAS

👩‍🏫 Nama GuruMutiara Jaurina, S.Pd.
📖 Mata PelajaranBahasa Lampung
📅 Hari/Tanggal01 September 2026
🎓 Fase/KelasFase B / Kelas IV
📚 MateriMengenal Ragam Bahasa Perwatin dan Ragam Bahasa Merwatin dalam Bahasa Lampung
🔢 PertemuanKe-1

🎯 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami, menganalisis, dan menggunakan ragam bahasa Perwatin dan ragam bahasa Merwatin dalam Bahasa Lampung sesuai konteks komunikasi lisan maupun tulisan sederhana, sebagai wujud penghayatan terhadap nilai kesantunan berbahasa dan pelestarian budaya daerah.

🌟 C. TUJUAN PEMBELAJARAN

🎯 TP Umum

Peserta didik dapat memahami ragam bahasa Perwatin dan ragam bahasa Merwatin dalam Bahasa Lampung dengan mengenali pengertian dan ciri-ciri masing-masing ragam bahasa, serta membedakannya dengan ragam bahasa biasa.

🌈 TP Ma-Mi-Joy

🧘 Berkesadaran (Mindful)

Hari ini peserta didik belajar mengenal pengertian ragam bahasa Perwatin dan ragam bahasa Merwatin, mengenali ciri masing-masing ragam bahasa, serta membedakan ragam bahasa Perwatin, Merwatin, dan ragam bahasa biasa.

💡 Bermakna (Meaningful)

Dengan mengenal ragam bahasa Perwatin dan Merwatin, peserta didik mampu memahami bahwa Bahasa Lampung memiliki tingkatan kesantunan yang digunakan sesuai lawan bicara dan situasi.

🎉 Menggembirakan (Joyful)

Peserta didik belajar melalui permainan menebak kartu ungkapan sapaan serta diskusi kelompok mengelompokkan ungkapan menggunakan kartu kata sehingga suasana belajar aktif dan menyenangkan.

🗺️ D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengenal pengertian ragam bahasa Perwatin dan ragam bahasa Merwatin melalui pengamatan contoh percakapan Bahasa Lampung dan penjelasan guru, serta membandingkannya dengan ragam bahasa biasa.
  2. Mengidentifikasi ciri-ciri ragam bahasa Perwatin dan Merwatin melalui permainan kartu kata, kemudian mendiskusikan hasil identifikasi bersama teman dan guru.

💭 E. APERSEPSI SINGKAT

Guru mengajak peserta didik mengamati beberapa gambar/situasi, seperti anak menyapa teman sebaya, anak menyapa kakek/nenek, dan tokoh adat berbicara dalam acara adat.

💬 “Samakah cara kalian berbicara dengan teman dan dengan kakek/nenek?”
💬 “Pernahkah kalian mendengar orang berbicara Bahasa Lampung dengan cara yang halus dan berbeda saat acara adat?”

Guru juga mengajukan pertanyaan pemantik seputar pengertian ragam bahasa dan ungkapan “tabik pun” serta kata “sikam”, dilanjutkan permainan menebak kartu ungkapan sapaan ragam biasa dan ragam hormat.

📚 F. PEMBAHASAN SINGKAT

🕌 1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah

Allah SWT memberikan manusia kemampuan berbahasa agar dapat saling menghormati dan menjaga hubungan baik dengan sesama, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 tentang penciptaan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal.

Rasulullah SAW juga bersabda agar setiap muslim berkata yang baik atau diam (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam Bahasa Lampung, ada cara berbicara yang biasa dan ada cara berbicara yang halus untuk menghormati orang lain, sehingga penggunaan Bahasa Lampung yang santun menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus pelestarian budaya daerah.

📖 2. Penjabaran Materi

💜 RAGAM PERWATIN

Bahasa Perwatin yaitu: Bahasa yang tergolong ragam bahasa halus, bahasa yang digunakan dikalangan  perwatin (dewan adat/ kepala adat atau bahasa yang dipakai untuk orang yang dihormati.

Ragam Bahasa Perwatin:

Dialek A                                              Dialek O

Hikam  = Hamba /saya                        Ikam / ekam = Hamba / saya

Gham Ghumpok = Kita Yth                 Gham Ghuppek =Kita Yth

Puskam = Tuan / Anda                        Puskam = Tuan / Anda

Kuti Ghumpok = Tuan-tuan Yth           Metei Ghuppek = Tuan-tuan Yth

Beliyau = beliau / dia                            Beliyau = beliau / dia


Tiyan Ghumpok = Mereka Yth            Tiyan Ghuppek = Mereka Yth

Contoh:
“Tabik pun, puskam haga lapah mit dipa?”

💚 RAGAM MERWATIN


Bahasa Merwatin yaitu: Bahasa yang tergolong ragam bahasa biasa , bahasa yang digunakan  dikalangan  teman sebaya atau bahasa sehari hari.

Ragam Bahasa Merwatin

Dialek A                                             Dialek O

Nyak = Saya                                      Nyak = Saya

Gham = Kita                                       Gham = Kita

Niku = Kamu                                      Nikeu = Kamu

Kuti = Kalian                                       Metei = Kalian

Ya = Dia /ia                                         Yo = Dia / ia

Contoh:
“Niku haga mit dipa?”

Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil membaca beberapa ungkapan/kalimat Bahasa Lampung, mendiskusikan makna dan kesan (biasa/hormat/halus), lalu mengelompokkannya ke dalam ragam Perwatin, Merwatin, menggunakan kartu kata dan LKPD.

Peserta didik berlatih menandai dan mencocokkan kartu label ragam dengan ungkapan yang sesuai, kemudian mempresentasikan hasil diskusi kelompok.

🎬 3. Video Pembelajaran

🎥

Video/PPT Pembelajaran

Ragam Bahasa Perwatin dan Merwatin dalam Bahasa Lampung

▶️ BUKA VIDEO PEMBELAJARAN

*Tautan video dapat disesuaikan dan dilampirkan oleh guru saat mengunggah.

🧰 4. Media / Alat Peraga

🖥️
video dan ppt
Contoh percakapan Bahasa Lampung
🃏
Kartu Ungkapan
Kalimat Bahasa Lampung
📝
LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
📽️
LCD Proyektor
Media digital

📝 5. POST TEST

🎯 LKPD Pertemuan 1

Peserta didik membaca beberapa ungkapan Bahasa Lampung, mengidentifikasi ragam bahasa (Perwatin, Merwatin, atau biasa) dari setiap ungkapan, serta mencocokkan kartu label ragam dengan ungkapan yang sesuai.

✏️ Tugas 1: Bacalah ungkapan Bahasa Lampung dengan teliti.
🔍 Tugas 2: Tentukan apakah ungkapan termasuk Perwatin, Merwatin, atau biasa.
🃏 Tugas 3: Cocokkan kartu label ragam dengan ungkapan yang tepat.

🌱 G. KESIMPULAN / REFLEKSI

📌 1. Kesimpulan

  • Bahasa Lampung memiliki beberapa ragam bahasa, yaitu ragam Merwatin dan ragam Perwatin.
  • Ragam bahasa Perwatin digunakan pada situasi saling menghargai antarpribadi atau kepada orang yang lebih tua.
  • Ragam bahasa Merwatin adalah ragam bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari antarteman sebaya.
  • Mengenal ragam bahasa membantu peserta didik berkomunikasi secara santun dan tepat.

💭 2. Refleksi

Hal yang sudah berjalan baik: …………………………………………………………………

Kendala yang ditemukan: …………………………………………………………………

Respons/keterlibatan peserta didik: …………………………………………………………………

Tindak lanjut pembelajaran: …………………………………………………………………

🏆 3. Capaian Tujuan Pembelajaran

✅ Peserta Didik Tuntas… peserta didik
📌 Belum Tuntas… peserta didik
📚 Bahasa Lampung • Fase B • Kelas IV • Pertemuan 1 

Rabu, 2 September 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

  📚🌸📝 PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Fase C • Kelas V • Pertemuan Ke-1 • 2 JP 🌱 Meaningful 🧠 Mindful ...