Kamis, 05 November 2026

Jumat, 6 November 2026. 20 Induk Aksara Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung



SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

MENGENAL INDUK AKSARA LAMPUNG

Bahasa Lampung • Fase A • Kelas I

✨ Pertemuan  πŸŽ€ Belajar Seru

Mengenal 10 induk aksara Selanjutnya.

🌷 A. IDENTITAS

KomponenKeterangan
Nama GuruMutiara Jaurina, S.Pd.
Satuan PendidikanSD Al Azhar 2 Bandar Lampung
Mata PelajaranBahasa Lampung
Hari/TanggalJumat, 6 November 2026
Fase/KelasFase A / Kelas I
MateriMengenal 10 Induk Aksara Lampung Pertama
Pertemuan Ke-2
Alokasi Waktu2 JP 

🌼 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengenal bentuk dan bunyi induk aksara Lampung melalui kegiatan mengamati kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, menirukan bunyi, memasangkan bentuk dengan nama aksara, dan menjawab pertanyaan sederhana. Kegiatan ini mendukung kemampuan membaca dan memirsa serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

🎯 C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Peserta didik mampu mengenal, menyebutkan, dan membedakan 10 induk aksara Lampung lanjutnya, melalui pengamatan kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, serta latihan mencocokkan bentuk dan nama aksara dengan benar.

2. TP Ma-Mi-Joy

🧘 Berkesadaran (Mindful)

Peserta didik memusatkan perhatian pada bentuk dan bunyi aksara yang ditunjukkan guru serta menyadari pentingnya mengenal aksara Lampung.

πŸ’‘ Bermakna (Meaningful)

Peserta didik menghubungkan bentuk aksara dengan nama atau bunyinya dan memahami bahwa aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.

πŸŽ‰ Menggembirakan (Joyful)

Peserta didik belajar melalui permainan “Tebak Aksaraku”, menirukan bunyi, dan mencocokkan kartu secara aktif dalam suasana menyenangkan.

πŸ›€️ D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati kartu atau gambar 10 induk aksara Lampung selanjutnya.
  2. Mendengarkan dan menirukan pelafalan 10 induk aksara Lampung lanjutnya.
  3. Menghubungkan bentuk aksara dengan nama atau bunyinya.
  4. Membedakan bentuk beberapa induk aksara melalui pengamatan.
  5. Menyebutkan dan mengurutkan 10 induk aksara pertama secara lisan dengan bimbingan guru.

πŸ’¬ E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan salam dan sapaan “Tabik Pun”. Guru menunjukkan kartu aksara Lampung dan mengajak peserta didik mengamati bentuknya.

  • Apakah kalian pernah melihat tulisan aksara Lampung?
  • Di mana kalian pernah melihat aksara Lampung?
  • Apa perbedaan aksara Lampung dengan huruf Latin?
  • Adakah nama aksara Lampung yang sudah kalian ketahui?

Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan materi mengenal 10 induk aksara Lampung pertama.

🀲 F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah SWT

Allah SWT menganugerahkan akal kepada manusia sehingga manusia dapat mengembangkan bahasa dan tulisan. Aksara Lampung merupakan warisan budaya leluhur yang patut disyukuri dan dilestarikan. Mari belajar dengan semangat, menghargai budaya daerah, dan menjaga warisan tersebut.

2. Penjabaran Materi

Induk aksara Lampung dikenal sebagai Had Lampung. Pada pertemuan pertama, peserta didik berkenalan dengan 10 induk aksara selanjutnya. Guru menunjukkan kartu aksara beserta nama atau bunyinya. Peserta didik mengamati, mendengarkan, menirukan, dan mencocokkan kartu sesuai arahan guru.

JaAksara 11
NyaAksara 21
YaAksara 13
AAksara 14
LaAksara 15
RaAksara 16
SaAksara 17
WaAksara 18
HaAksara 19
GhaAksara 20
Catatan guru: Kotak di atas menampilkan nama/bunyi aksara sebagai pengingat. Sisipkan gambar bentuk aksara Lampung yang benar dari buku siswa atau kartu ajar pada saat mengajar.

3. Video Pembelajaran

Gunakan TV/LCD untuk menampilkan video sederhana tentang bentuk dan pelafalan induk aksara Lampung melalui lagu. Tautan video dapat ditambahkan guru saat postingan Blogger diterbitkan.

4. Media / Alat Peraga

  • Kartu bentuk induk aksara Lampung
  • Poster Had Lampung dan buku siswa.
  • Lagu induk aksara Lampung
  • TV/LCD proyektor jika tersedia.
  • LKPD latihan mencocokkan dan menulis.

5. Post Test / Asesmen Formatif

Peserta didik menyebutkan nama aksara dari kartu yang ditunjukkan guru, memilih kartu sesuai bunyi yang disebutkan, mencocokkan bentuk dengan nama, dan mengurutkan 10 nama aksara pertama.

πŸͺ„ G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

🌞 Kegiatan Awal

  1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa.
  2. Guru menyampaikan pesan tentang rasa syukur kepada Allah SWT dan pentingnya menjaga budaya Lampung.
  3. Guru menunjukkan kartu aksara untuk menggali pengetahuan awal peserta didik.
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana.
  5. Peserta didik mengikuti permainan singkat “Tebak Aksaraku”.

🌸 Kegiatan Inti

  1. Mengamati: Peserta didik memperhatikan kartu 10 induk aksara pertama yang ditunjukkan guru.
  2. Mendengarkan dan menirukan: Guru menyebutkan nama/bunyi aksara; peserta didik menirukannya bersama-sama dan bergantian dan bernyanyi lagu Induk aksara
  3. Mencocokkan: Peserta didik memasangkan kartu bentuk aksara dengan kartu nama atau bunyinya.
  4. Permainan: Guru menunjukkan kartu secara acak. Peserta didik mencoba menyebutkan nama/bunyi aksara.
  5. Latihan mandiri: Peserta didik mengerjakan Latihan soal sederhana sesuai kemampuan dan arahan guru.
  6. Penguatan: Guru memberi umpan balik dan membantu peserta didik yang masih mengalami kesulitan.

πŸŒ™ Kegiatan Penutup

  1. Guru dan peserta didik menyebutkan kembali 10 nama aksara yang dipelajari.
  2. Guru mengajukan pertanyaan refleksi sederhana.
  3. Guru memberi apresiasi atas usaha dan partisipasi peserta didik.
  4. Guru menyampaikan bahwa pembelajaran berikutnya akan Berlatih hapalan
  5. Berdoa dan salam penutup.

πŸ“ H. ASESMEN

1. Asesmen Diagnostik

  • Menanyakan apakah peserta didik pernah melihat aksara Lampung.
  • Meminta peserta didik menyebutkan nama aksara yang sudah dikenal.
  • Mengamati respons saat peserta didik melihat kartu aksara.

2. Asesmen Formatif

  • Observasi keaktifan dan perhatian saat pembelajaran.
  • Ketepatan menyebutkan nama/bunyi aksara.
  • Kemampuan menunjukkan kartu yang disebutkan guru.
  • Ketepatan mencocokkan bentuk dengan nama aksara.

3. Contoh Pertanyaan

  1. Sebutkan lima nama induk aksara Lampung pertama yang kamu pelajari.
  2. Guru menyebutkan “Ja”. Tunjukkan kartu yang sesuai.
  3. Cocokkan kartu bentuk aksara dengan nama yang tepat.
  4. Urutkan nama aksara berikut: Ja, Nya, Ya, La, Ra

🌈 I. KESIMPULAN DAN REFLEKSI

Kesimpulan

  • Aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.
  • Setiap induk aksara memiliki bentuk dan nama/bunyi yang perlu dikenali.
  • Pada pertemuan pertama, peserta didik mempelajari Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca.
  • pada pertemuan ini perserta didik mempelajari Ja, Nya,Ya, A, La, Ra, Sa, Wa, Ha, dan Gha

Refleksi


πŸ“Š J. CAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Jumlah peserta didik tuntas: peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas: peserta didik

Tindak lanjut: Peserta didik yang memerlukan bantuan mendapat latihan ulang dengan kartu bentuk dan nama aksara. Peserta didik yang sudah mampu diberi latihan menyebutkan dan mengurutkan aksara secara mandiri.

Rabu, 04 November 2026

Kamis, 5 November 2026.Mengenal 10 Induk Aksara Lampung Pertama kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung



SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG

MENGENAL INDUK AKSARA LAMPUNG

Bahasa Lampung • Fase A • Kelas I

✨ Pertemuan 1 πŸŽ€ Belajar Seru

Mengenal 10 induk aksara pertama: Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, Ca.

🌷 A. IDENTITAS

KomponenKeterangan
Nama GuruMutiara Jaurina, S.Pd.
Satuan PendidikanSD Al Azhar 2 Bandar Lampung
Mata PelajaranBahasa Lampung
Hari/TanggalKamis, 5 November 2026
Fase/KelasFase A / Kelas I
MateriMengenal 10 Induk Aksara Lampung Pertama
Pertemuan Ke-1
Alokasi Waktu2 JP (sesuaikan jadwal pembelajaran)

🌼 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengenal bentuk dan bunyi induk aksara Lampung melalui kegiatan mengamati kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, menirukan bunyi dan menjawab pertanyaan sederhana. Kegiatan ini menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

🎯 C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Peserta didik mampu mengenal dan menyebutkan 10 induk aksara Lampung pertama—Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca—melalui pengamatan kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, serta latihan soal

2. TP Ma-Mi-Joy

🧘 Berkesadaran (Mindful)

Peserta didik memusatkan perhatian pada bentuk dan bunyi aksara yang ditunjukkan guru serta menyadari pentingnya mengenal aksara Lampung.

πŸ’‘ Bermakna (Meaningful)

Peserta didik menghubungkan bentuk aksara dengan nama atau bunyinya dan memahami bahwa aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.

πŸŽ‰ Menggembirakan (Joyful)

Peserta didik belajar melalui permainan “Tebak Aksaraku”, menirukan bunyi, dan mencocokkan kartu secara aktif dalam suasana menyenangkan.

πŸ›€️ D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati kartu atau gambar 10 induk aksara Lampung pertama.
  2. Mendengarkan dan menirukan pelafalan Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca.
  3. Menghubungkan bentuk aksara dengan bunyi
  4. Menyebutkan dan mengurutkan 10 induk aksara pertama secara lisan dengan bimbingan guru.

πŸ’¬ E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan salam dan sapaan “Tabik Pun”. Guru menunjukkan kartu aksara Lampung dan mengajak peserta didik mengamati bentuknya.

  • Apakah kalian pernah melihat tulisan aksara Lampung?
  • Di mana kalian pernah melihat aksara Lampung?
  • Apa perbedaan aksara Lampung dengan huruf Latin?
  • Adakah nama aksara Lampung yang sudah kalian ketahui?

Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan materi mengenal 10 induk aksara Lampung pertama.

🀲 F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah SWT

Allah SWT menganugerahkan akal kepada manusia sehingga manusia dapat mengembangkan bahasa dan tulisan. Aksara Lampung merupakan warisan budaya leluhur yang patut disyukuri dan dilestarikan. Mari belajar dengan semangat, menghargai budaya daerah, dan menjaga warisan tersebut.

2. Penjabaran Materi

Induk aksara Lampung dikenal sebagai Had Lampung. Pada pertemuan pertama, peserta didik berkenalan dengan 10 induk aksara pertama. Guru menunjukkan kartu aksara beserta nama atau bunyinya. Peserta didik mengamati, mendengarkan, menirukan, dan mencocokkan kartu sesuai arahan guru.

KaAksara 1
GaAksara 2
NgaAksara 3
PaAksara 4
BaAksara 5
MaAksara 6
TaAksara 7
DaAksara 8
NaAksara 9
CaAksara 10
Catatan guru: Kotak di atas menampilkan nama/bunyi aksara sebagai pengingat. Sisipkan gambar bentuk aksara Lampung yang benar dari buku siswa atau kartu ajar pada saat mengajar.

3. Video Pembelajaran

Gunakan TV/LCD untuk menampilkan poster atau video sederhana tentang bentuk dan pelafalan induk aksara Lampung. Tautan video dapat ditambahkan guru saat postingan Blogger diterbitkan.

4. Media / Alat Peraga

  • Kartu bentuk induk aksara Lampung.
  • Kartu nama atau bunyi aksara.
  • Poster Had Lampung dan buku siswa.
  • TV/LCD proyektor jika tersedia.
  • LKPD latihan mencocokkan dan menulis.

5. Post Test / Asesmen Formatif

Peserta didik menyebutkan nama aksara dari kartu yang ditunjukkan guru, memilih kartu sesuai bunyi yang disebutkan, mencocokkan bentuk dengan nama, dan mengurutkan 10 nama aksara pertama.

πŸͺ„ G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

🌞 Kegiatan Awal

  1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa.
  2. Guru menyampaikan pesan tentang rasa syukur kepada Allah SWT dan pentingnya menjaga budaya Lampung.
  3. Guru menunjukkan kartu aksara untuk menggali pengetahuan awal peserta didik.
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana.
  5. Peserta didik mengikuti permainan singkat “Tebak Aksaraku”.

🌸 Kegiatan Inti

  1. Mengamati: Peserta didik memperhatikan kartu 10 induk aksara pertama yang ditunjukkan guru.
  2. Mendengarkan dan menirukan: Guru menyebutkan nama/bunyi aksara; peserta didik menirukannya bersama-sama dan bergantian.
  3. Mencocokkan: Peserta didik memasangkan kartu bentuk aksara dengan kartu nama atau bunyinya.
  4. Permainan: Guru menunjukkan kartu secara acak. Peserta didik mencoba menyebutkan nama/bunyi aksara.
  5. Latihan mandiri: Peserta didik mengerjakan LKPD sederhana sesuai kemampuan dan arahan guru.
  6. Penguatan: Guru memberi umpan balik dan membantu peserta didik yang masih mengalami kesulitan.

πŸŒ™ Kegiatan Penutup

  1. Guru dan peserta didik menyebutkan kembali 10 nama aksara yang dipelajari.
  2. Guru mengajukan pertanyaan refleksi sederhana.
  3. Guru memberi apresiasi atas usaha dan partisipasi peserta didik.
  4. Guru menyampaikan bahwa pembelajaran berikutnya akan mengenal 10 induk aksara Lampung berikutnya.
  5. Berdoa dan salam penutup.

πŸ“ H. ASESMEN

1. Asesmen Diagnostik

  • Menanyakan apakah peserta didik pernah melihat aksara Lampung.
  • Meminta peserta didik menyebutkan nama aksara yang sudah dikenal.
  • Mengamati respons saat peserta didik melihat kartu aksara.

2. Asesmen Formatif

  • Observasi keaktifan dan perhatian saat pembelajaran.
  • Ketepatan menyebutkan nama/bunyi aksara.
  • Kemampuan menunjukkan kartu yang disebutkan guru.
  • Ketepatan mencocokkan bentuk dengan nama aksara.

3. Contoh Pertanyaan

  1. Sebutkan lima nama induk aksara Lampung pertama yang kamu pelajari.
  2. Guru menyebutkan “Nga”. Tunjukkan kartu yang sesuai.
  3. Cocokkan kartu bentuk aksara dengan nama yang tepat.
  4. Urutkan nama aksara berikut: Ka, Ga, Nga, Pa, Ba.

🌈 I. KESIMPULAN DAN REFLEKSI

Kesimpulan

  • Aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.
  • Setiap induk aksara memiliki bentuk dan nama/bunyi yang perlu dikenali.
  • Pada pertemuan pertama, peserta didik mempelajari Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca.

Refleksi

  • Alhamdulillah peserta didik sudah dapat mengenal dan memahami dan menyebutkan materi tersebut dengan baik, namun masih ada siswa yang masih terlihat bingung dlm memahaminya , oleh karena guru memberikan bimbingan ke siswa tersebut dan betanya pada siswa dan memberikan penjelasan ulang terhadap siswa tersebut.

πŸ“Š J. CAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Jumlah peserta didik tuntas: 27 peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas: 1 peserta didik

Tindak lanjut: Peserta didik yang memerlukan bantuan mendapat latihan ulang dengan kartu bentuk dan nama aksara. Peserta didik yang sudah mampu diberi latihan menyebutkan dan mengurutkan aksara secara mandiri.

Selasa, 03 November 2026

Rabu, 4 November 2026. Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung kelas 5. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

             


πŸ“šπŸŒΈπŸ“

PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG

Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk

Fase C • Kelas V • Pertemuan Ke-2 • 2 JP

🌱 Meaningful
🧠 Mindful
πŸŽ‰ Joyful
πŸ’– MAMIJOY

πŸ‘©‍🏫 Identitas Pembelajaran

πŸ‘© Nama Guru
Mutiara Jaurina, S.Pd.
 Hari / Tanggal
Rabu, 4 November 2026
πŸŽ“ Fase / Kelas
Fase C / Kelas V
πŸ“– Mata Pelajaran
Bahasa Lampung
πŸ“Œ Materi
Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung
⏰ Pertemuan
Pertemuan ke-1 (2 JP)

🌷 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Tabikpun anak solih/solihah 🌸

Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar Bahasa Lampung hari ini.

Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk berbicara dan berbahasa.

Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari. Selain itu Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna.

Termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini. Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia dari Allah SWT. Sudah sepantasnya kita menggunakannya untuk menyusun kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah. 🌺

🎯 Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik dapat memahami dan membuat kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan mengidentifikasi ciri-ciri kedua jenis kalimat serta membedakan strukturnya secara tepat.

🌟 Tujuan Pembelajaran

🎯

TP UMUM

Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, membedakan, dan membuat kalimat tunggal serta kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan memperhatikan unsur Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K), serta penggunaan kata penghubung secara tepat.

🌱

Meaningful

Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat serta menghubungkannya dengan penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.

🧠

Mindful

Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk berdasarkan unsur Subjek dan Predikat serta penggunaan kata penghubung dengan cermat dan teliti.

πŸŽ‰

Joyful

Melalui permainan kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi dan menyusun kalimat tunggal serta kalimat majemuk dengan penuh semangat, aktif, kreatif, dan rasa senang.


πŸ§‘‍🏫 Metode Pembelajaran

πŸ—£️ Ceramah

Guru memberikan penjelasan mengenai materi pembelajaran.

πŸ’¬ Tanya Jawab

Guru dan murid melakukan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman.

πŸ“ Penugasan

Murid mengerjakan latihan dan aktivitas pembelajaran.

πŸ“š Penjabaran Materi

🌺 KALIMAT TUNGGAL DAN KALIMAT MAJEMUK

πŸ“ Pengertian Kalimat

Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.

1️⃣ Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal iyeulah kalimat sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan (S-P-O-K).

✨ Ciri-ciri Kalimat Tunggal

  • Memiliki satu kesatuan gagasan.
  • Memiliki satu Subjek (S).
  • Memiliki satu Predikat (P).
  • Dapat memiliki Objek (O) dan Keterangan (K).
Aji ngebeli kanikan di warung Padang.
(Aji membeli masakan di warung Padang)

S = Aji   |   P = ngebeli   |   O = kanikan   |   K = di warung Padang

Burhan lapah sekula.
(Burhan pergi sekolah)

S = Burhan   |   P = lapah   |   O/K = sekula

Ama nasak kupi di lamban.
(Ayah memasak kopi di rumah)

S = Ama   |   P = nasak kupi   |   K = di lamban

2️⃣ Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung.

πŸ”— Kata Penghubung Bahasa Lampung

Kata PenghubungArti
Atawaatau
Ghik / Rikdan
Jamadengan
Kidangsedangkan
Kipakmeskipun
Walau / Lamunwalau
Ulihkarena
Seghadusesudah
Semakkunngseumpama
Ghadusesudah itu

✨ Contoh Kalimat Majemuk

Andi tengah ngebaca buku kidang Ana nulis patun.
(Andi sedang membaca buku sedangkan Ana menulis pantun)
Niku haga nutuk atawa niku haga dija gawoh.
(Kamu mau ikut atau kamu mau di sini saja)
Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak di lamban.
(Ayah memasak kopi dan Ibu memasak ikan di rumah)
⚖️ Perbedaan Kalimat Tunggal dan Majemuk
Kalimat TunggalKalimat Majemuk
Satu Subjek dan satu Predikat.Gabungan dua kalimat tunggal atau lebih.
Satu kesatuan gagasan.Memiliki lebih dari satu kesatuan gagasan.
Tidak harus menggunakan kata penghubung.Menggunakan kata penghubung.
Contoh:
Ama nasak kupi.
Contoh:
Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak.

πŸ“ Asesmen Formatif

Asesmen formatif terdiri atas: 5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai.

🌸 Pilihan Ganda

1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk jenis kalimat ...

a. Kalimat tunggal
b. Kalimat majemuk
c. Kalimat tanya
d. Kalimat perintah

2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk Bahasa Lampung adalah ...

a. Nasak
b. Rik/Ghik
c. Iwak
d. Lamban

3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di kebun." termasuk kalimat ...

a. Tunggal
b. Majemuk
c. Perintah
d. Ajakan

4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di lapangan." adalah ...

a. Adik
b. maen bal
c. di lapangan
d. lapangan

5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat disebut ...

a. Kalimat majemuk
b. Kalimat tunggal
c. Kalimat gabungan
d. Kalimat panjang

✏️ Soal Isian

1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di pasagh." adalah ...

2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat ... yang dihubungkan kata penghubung.

3. Lengkapi kalimat berikut:
"Kakak ngebaca buku ... Adik maen bal di lapangan."

πŸ’‘ Soal Esai

1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!

2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk:

"Kakak maca buku di lamban." dan "Adik maen bal di lapangan."
πŸ” Kunci Jawaban Latihan Soal
Diisi dan dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya.

🌈 Kesimpulan & Refleksi

✅ Kesimpulan

Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).

🌟Refleksi

Alhamdulillah peserta didik sudah dapat memahami materi kalimat tunggal dn mahemuk dengan baik


πŸ‘©‍πŸŽ“ Siswa Paham

 Siswa

πŸ“Œ Belum Paham

 Siswa

πŸ’– Refleksi MAMIJOY

🌱

MEANINGFUL

Apa manfaat mempelajari kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kehidupan sehari-hari?

🧠

MINDFUL

Apakah saya sudah mampu membedakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan memperhatikan Subjek dan Predikat?

πŸŽ‰

JOYFUL

Bagaimana perasaan saya setelah belajar Bahasa Lampung melalui permainan kartu "Susun Aku!"?

Rabu, 4 November 2026. 20 Induk Aksara Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 3 Bandar Lampung




SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

MENGENAL INDUK AKSARA LAMPUNG

Bahasa Lampung • Fase A • Kelas I

✨ Pertemuan 1 πŸŽ€ Belajar Seru

Mengenal 10 induk aksara pertama: Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, Ca.

🌷 A. IDENTITAS

KomponenKeterangan
Nama GuruMutiara Jaurina, S.Pd.
Satuan PendidikanSD Al Azhar 3 Bandar Lampung
Mata PelajaranBahasa Lampung
Hari/TanggalSenin
Rabu, 4 November 2026
Fase/KelasFase A / Kelas I
MateriMengenal 10 Induk Aksara Lampung Pertama
Pertemuan Ke-1
Alokasi Waktu2 JP (sesuaikan jadwal pembelajaran)

🌼 B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mengenal bentuk dan bunyi induk aksara Lampung melalui kegiatan mengamati kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, menirukan bunyi, memasangkan bentuk dengan nama aksara, dan menjawab pertanyaan sederhana. Kegiatan ini mendukung kemampuan membaca dan memirsa serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

🎯 C. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. TP Umum

Peserta didik mampu mengenal, menyebutkan, dan membedakan 10 induk aksara Lampung pertama—Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca—melalui pengamatan kartu aksara, mendengarkan pelafalan guru, serta latihan mencocokkan bentuk dan nama aksara dengan benar.

2. TP Ma-Mi-Joy

🧘 Berkesadaran (Mindful)

Peserta didik memusatkan perhatian pada bentuk dan bunyi aksara yang ditunjukkan guru serta menyadari pentingnya mengenal aksara Lampung.

πŸ’‘ Bermakna (Meaningful)

Peserta didik menghubungkan bentuk aksara dengan nama atau bunyinya dan memahami bahwa aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.

πŸŽ‰ Menggembirakan (Joyful)

Peserta didik belajar melalui permainan “Tebak Aksaraku”, menirukan bunyi, dan mencocokkan kartu secara aktif dalam suasana menyenangkan.

πŸ›€️ D. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati kartu atau gambar 10 induk aksara Lampung pertama.
  2. Mendengarkan dan menirukan pelafalan Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca.
  3. Menghubungkan bentuk aksara dengan nama atau bunyinya.
  4. Membedakan bentuk beberapa induk aksara melalui pengamatan.
  5. Menyebutkan dan mengurutkan 10 induk aksara pertama secara lisan dengan bimbingan guru.

πŸ’¬ E. APERSEPSI SINGKAT

Guru menyapa peserta didik dengan salam dan sapaan “Tabik Pun”. Guru menunjukkan kartu aksara Lampung dan mengajak peserta didik mengamati bentuknya.

  • Apakah kalian pernah melihat tulisan aksara Lampung?
  • Di mana kalian pernah melihat aksara Lampung?
  • Apa perbedaan aksara Lampung dengan huruf Latin?
  • Adakah nama aksara Lampung yang sudah kalian ketahui?

Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan materi mengenal 10 induk aksara Lampung pertama.

🀲 F. PEMBAHASAN SINGKAT

1. Ayat Al-Qur'an / Kebesaran Allah SWT

Allah SWT menganugerahkan akal kepada manusia sehingga manusia dapat mengembangkan bahasa dan tulisan. Aksara Lampung merupakan warisan budaya leluhur yang patut disyukuri dan dilestarikan. Mari belajar dengan semangat, menghargai budaya daerah, dan menjaga warisan tersebut.

2. Penjabaran Materi

Induk aksara Lampung dikenal sebagai Had Lampung. Pada pertemuan pertama, peserta didik berkenalan dengan 10 induk aksara pertama. Guru menunjukkan kartu aksara beserta nama atau bunyinya. Peserta didik mengamati, mendengarkan, menirukan, dan mencocokkan kartu sesuai arahan guru.

KaAksara 1
GaAksara 2
NgaAksara 3
PaAksara 4
BaAksara 5
MaAksara 6
TaAksara 7
DaAksara 8
NaAksara 9
CaAksara 10
Catatan guru: Kotak di atas menampilkan nama/bunyi aksara sebagai pengingat. Sisipkan gambar bentuk aksara Lampung yang benar dari buku siswa atau kartu ajar pada saat mengajar.

3. Video Pembelajaran

Gunakan TV/LCD untuk menampilkan poster atau video sederhana tentang bentuk dan pelafalan induk aksara Lampung. Tautan video dapat ditambahkan guru saat postingan Blogger diterbitkan.

4. Media / Alat Peraga

  • Kartu bentuk induk aksara Lampung.
  • Kartu nama atau bunyi aksara.
  • Poster Had Lampung dan buku siswa.
  • TV/LCD proyektor jika tersedia.
  • LKPD latihan mencocokkan dan menulis.

5. Post Test / Asesmen Formatif

Peserta didik menyebutkan nama aksara dari kartu yang ditunjukkan guru, memilih kartu sesuai bunyi yang disebutkan, mencocokkan bentuk dengan nama, dan mengurutkan 10 nama aksara pertama.

πŸͺ„ G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

🌞 Kegiatan Awal

  1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik, dan mengajak berdoa.
  2. Guru menyampaikan pesan tentang rasa syukur kepada Allah SWT dan pentingnya menjaga budaya Lampung.
  3. Guru menunjukkan kartu aksara untuk menggali pengetahuan awal peserta didik.
  4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana.
  5. Peserta didik mengikuti permainan singkat “Tebak Aksaraku”.

🌸 Kegiatan Inti

  1. Mengamati: Peserta didik memperhatikan kartu 10 induk aksara pertama yang ditunjukkan guru.
  2. Mendengarkan dan menirukan: Guru menyebutkan nama/bunyi aksara; peserta didik menirukannya bersama-sama dan bergantian.
  3. Mencocokkan: Peserta didik memasangkan kartu bentuk aksara dengan kartu nama atau bunyinya.
  4. Permainan: Guru menunjukkan kartu secara acak. Peserta didik mencoba menyebutkan nama/bunyi aksara.
  5. Latihan mandiri: Peserta didik mengerjakan LKPD sederhana sesuai kemampuan dan arahan guru.
  6. Penguatan: Guru memberi umpan balik dan membantu peserta didik yang masih mengalami kesulitan.

πŸŒ™ Kegiatan Penutup

  1. Guru dan peserta didik menyebutkan kembali 10 nama aksara yang dipelajari.
  2. Guru mengajukan pertanyaan refleksi sederhana.
  3. Guru memberi apresiasi atas usaha dan partisipasi peserta didik.
  4. Guru menyampaikan bahwa pembelajaran berikutnya akan mengenal 10 induk aksara Lampung berikutnya.
  5. Berdoa dan salam penutup.

πŸ“ H. ASESMEN

1. Asesmen Diagnostik

  • Menanyakan apakah peserta didik pernah melihat aksara Lampung.
  • Meminta peserta didik menyebutkan nama aksara yang sudah dikenal.
  • Mengamati respons saat peserta didik melihat kartu aksara.

2. Asesmen Formatif

  • Observasi keaktifan dan perhatian saat pembelajaran.
  • Ketepatan menyebutkan nama/bunyi aksara.
  • Kemampuan menunjukkan kartu yang disebutkan guru.
  • Ketepatan mencocokkan bentuk dengan nama aksara.

3. Contoh Pertanyaan

  1. Sebutkan lima nama induk aksara Lampung pertama yang kamu pelajari.
  2. Guru menyebutkan “Nga”. Tunjukkan kartu yang sesuai.
  3. Cocokkan kartu bentuk aksara dengan nama yang tepat.
  4. Urutkan nama aksara berikut: Ka, Ga, Nga, Pa, Ba.

🌈 I. KESIMPULAN DAN REFLEKSI

Kesimpulan

  • Aksara Lampung merupakan bagian dari warisan budaya daerah.
  • Setiap induk aksara memiliki bentuk dan nama/bunyi yang perlu dikenali.
  • Pada pertemuan pertama, peserta didik mempelajari Ka, Ga, Nga, Pa, Ba, Ma, Ta, Da, Na, dan Ca.

Refleksi

  • Alhamdulillah peserta didik sudah dapat mengenal dan memahami materi tersebut dengan baik, namun masih ada 1- 2 siswa yang masih terlihat bingung dlm memahaminya , oleh karenq itu guru memberikan bimbingan ke siswa tersebut dan betanya pada siswa dan memberikan penjelasan ulang terhadap siswa tersebut.

πŸ“Š J. CAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Jumlah peserta didik tuntas: 15 peserta didik

Jumlah peserta didik belum tuntas: 1peserta didik

Tindak lanjut: Peserta didik yang memerlukan bantuan mendapat latihan ulang dengan kartu bentuk dan nama aksara. Peserta didik yang sudah mampu diberi latihan menyebutkan dan mengurutkan aksara secara mandiri.

Jumat, 6 November 2026. 20 Induk Aksara Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG MENGENAL INDUK AKSARA LAMPUNG Bahasa Lampung • Fase A • Kelas I ✨ Pertemuan   πŸŽ€ Belajar Seru Mengenal 10 induk...