PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG
Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk
Fase C • Kelas V • Pertemuan Ke-1 • 2 JP
👩🏫 Identitas Pembelajaran
Mutiara Jaurina, S.Pd.
Rabu, 2 September 2026
Fase C / Kelas V
Bahasa Lampung
Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk dalam Bahasa Lampung
Pertemuan ke-1 (2 JP)
🌷 Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Tabikpun anak solih/solihah 🌸
Apa kabar anak sholih/solihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu untuk belajar Bahasa Lampung hari ini.
Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat lima waktu dengan baik? Jangan pernah lupa ya, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Anak-anak, Allah SWT adalah Allah yang Maha Khaliq, yaitu Dzat yang menciptakan kita sebagai manusia lengkap dengan kemampuan untuk berbicara dan berbahasa.
Allah juga Maha Malik, yang senantiasa memelihara dan menjaga kemampuan berbahasa itu agar terus dapat kita gunakan setiap hari. Selain itu Allah Maha Razaq, Yang memberikan rezeki berupa akal dan lisan sehingga kita mampu menyusun kata demi kata menjadi kalimat yang bermakna.
Termasuk dalam Bahasa Lampung yang kita pelajari hari ini. Oleh karena itu kemampuan berbahasa adalah karunia dari Allah SWT. Sudah sepantasnya kita menggunakannya untuk menyusun kalimat yang baik dan benar, baik itu kalimat tunggal maupun kalimat majemuk.
Hal tersebut merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita sekaligus upaya melestarikan Bahasa Lampung sebagai warisan budaya daerah. 🌺
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
🌟 Tujuan Pembelajaran
TP UMUM
Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, membedakan, dan membuat kalimat tunggal serta kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung dengan memperhatikan unsur Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K), serta penggunaan kata penghubung secara tepat.
Meaningful
Melalui kegiatan mengamati contoh kalimat Bahasa Lampung, murid mampu memahami pengertian kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan tepat serta menghubungkannya dengan penggunaan Bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.
Mindful
Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu membedakan ciri-ciri kalimat tunggal dan kalimat majemuk berdasarkan unsur Subjek dan Predikat serta penggunaan kata penghubung dengan cermat dan teliti.
Joyful
Melalui permainan kartu kalimat "Susun Aku!", murid mampu mengidentifikasi dan menyusun kalimat tunggal serta kalimat majemuk dengan penuh semangat, aktif, kreatif, dan rasa senang.
🧑🏫 Metode Pembelajaran
🗣️ Ceramah
Guru memberikan penjelasan mengenai materi pembelajaran.
💬 Tanya Jawab
Guru dan murid melakukan tanya jawab untuk memperkuat pemahaman.
📝 Penugasan
Murid mengerjakan latihan dan aktivitas pembelajaran.
📚 Penjabaran Materi
📝 Pengertian Kalimat
Kalimat iyeulah suatu bahasa sai ngerupako satu kesatuan pikiran atau kesatuan kata-kata yang berikaitan satu sama lain.
Kalimat tunggal iyeulah kalimat sai (yang) terdiri dari satu kesatuan, seperti Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan (S-P-O-K).
✨ Ciri-ciri Kalimat Tunggal
- Memiliki satu kesatuan gagasan.
- Memiliki satu Subjek (S).
- Memiliki satu Predikat (P).
- Dapat memiliki Objek (O) dan Keterangan (K).
S = Aji | P = ngebeli | O = kanikan | K = di warung Padang
S = Burhan | P = lapah | O/K = sekula
S = Ama | P = nasak kupi | K = di lamban
Kalimat majemuk iyeulah gabungan anjak beberapa kalimat tunggal dengan ngegunako kata penghubung.
🔗 Kata Penghubung Bahasa Lampung
| Kata Penghubung | Arti |
|---|---|
| Atawa | atau |
| Ghik / Rik | dan |
| Jama | dengan |
| Kidang | sedangkan |
| Kipak | meskipun |
| Walau / Lamun | walau |
| Ulih | karena |
| Seghadu | sesudah |
| Semakkunng | seumpama |
| Ghadu | sesudah itu |
✨ Contoh Kalimat Majemuk
| Kalimat Tunggal | Kalimat Majemuk |
|---|---|
| Satu Subjek dan satu Predikat. | Gabungan dua kalimat tunggal atau lebih. |
| Satu kesatuan gagasan. | Memiliki lebih dari satu kesatuan gagasan. |
| Tidak harus menggunakan kata penghubung. | Menggunakan kata penghubung. |
| Contoh: Ama nasak kupi. | Contoh: Ama nasak kupi rik Ina nyakak iwak. |
📝 Asesmen Formatif
Asesmen formatif terdiri atas: 5 Pilihan Ganda, 3 Isian, dan 2 Esai.
1. Kalimat "Kakak lapah ke sekula." termasuk jenis kalimat ...
a. Kalimat tunggal
b. Kalimat majemuk
c. Kalimat tanya
d. Kalimat perintah
2. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam kalimat majemuk Bahasa Lampung adalah ...
a. Nasak
b. Rik/Ghik
c. Iwak
d. Lamban
3. "Uli metik bunga ghik Sinta nyapu di kebun." termasuk kalimat ...
a. Tunggal
b. Majemuk
c. Perintah
d. Ajakan
4. Predikat pada kalimat "Adik maen bal di lapangan." adalah ...
a. Adik
b. maen bal
c. di lapangan
d. lapangan
5. Kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat disebut ...
a. Kalimat majemuk
b. Kalimat tunggal
c. Kalimat gabungan
d. Kalimat panjang
1. Subjek pada kalimat "Ina ngebeli uyah di pasagh." adalah ...
2. Kalimat majemuk terbentuk dari gabungan dua kalimat ... yang dihubungkan kata penghubung.
3. Lengkapi kalimat berikut:
"Kakak ngebaca buku ... Adik maen bal di lapangan."
1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam Bahasa Lampung!
2. Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu kalimat majemuk:
Diisi dan dipublikasikan setelah KBM selesai, beserta penjelasannya.
🌈 Kesimpulan & Refleksi
✅ Kesimpulan
Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu Subjek dan satu Predikat, sedangkan kalimat majemuk adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang dihubungkan kata penghubung seperti rik/ghik (dan).
🌟 Hasil Pembelajaran
⚠️ Kendala
.
🔄 Tindak Lanjut
.
👩🎓 Siswa Paham
- Siswa
📌 Belum Paham
- Siswa
💖 Refleksi MAMIJOY
MEANINGFUL
Apa manfaat mempelajari kalimat tunggal dan kalimat majemuk dalam kehidupan sehari-hari?
MINDFUL
Apakah saya sudah mampu membedakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk dengan memperhatikan Subjek dan Predikat?
JOYFUL
Bagaimana perasaan saya setelah belajar Bahasa Lampung melalui permainan kartu "Susun Aku!"?

