Selasa, 03 Januari 2023

Rabu, 04 Januari 2023. Awalan, Kata Dasar, Kata Jadian dalam Bahasa Lampung Kelas 4A. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung Kelas 2B SD Al Azhar 2 Bandar Lampung.

                        


سَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ).


Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

Hari/tanggal: Rabu, 04  Januari 2023

Tujuan          : Peserta didik mampu membedakan awalan, kata dasar, dan kata jadian dalam bahasa                                 Lampung


Awalan, Kata Dasar, Kata Jadian dalam Bahasa Lampung

            Awalan adalah imbuhan yang ditambahkan pada bagian awal dari kata dasar. Kata dasar adalah kata yang berbentuk dasar, masih asli belum diberi imbuhan, diulang atau digabung. Kata jadian/turunan adalah kata yang dihasilkan melalui proses penambahan awalan, satuan itu dapat berupa tunggal maupun bentuk kompleks, untuk membentuk kata.

 

Berikut contoh dari awalan, kata dasar, dan kata jadian.

1.  Tidak mengalami perubahan pada awalan atau akhiran (nge-ken, di-ken/di-ko, ke-an, be-an), contoh sebagai berikut.

- Guwai diberi imbuhan Nge + Ken = ngeguwaiken yang artinya membuatkan

- Cawo diberi imbuhan di + ken = dicawoken yang artinya dikatakan

- Ghabai diberi imbuhan ke + an = keghabaian yang artinya ketakutan

- Jual diberi imbuhan be + an = bejualan yang artinya berjualan

2. Imbuhan yang mengalami perubahan pada awalan nya sedangkan kata dasarnya tetap (biasanya diawali dengan huruf vokal). Contoh sebagai berikut.

- Ubat diberi imbuhan nge + i = ngubati yang artinya mengobati

- Akuk diberi imbuhan nge + ken = ngakukken yang artinya mengambilkan

- Upaya diberi imbuhan nge + ko = ngupayoken yang artinya mengupayakan

3. Imbuhan yang awalan mengalami perubahan (luluh) pada awal kata dasarnya terutama kata dasar yang diawali oleh huruf (c,s,t,k, p dan g), berikut contoh.

- Cawo diberi imbuhan nye + ken = nyawoken yang artinya mengatakan

- Suluh diberi imbuhan nye + ko = nyuluhko yang artinya memerahkan

- Tuang diberi imbuhan ne + ken = nuangken yang artinya menuangkan

- Kirim diberi imbihan nge + ken = ngirimken yang artinya mengirimkan

- Getas diberi imbuhan nye + ken = ngetasken yang artinya menuaikan

Selasa, 03 Januari 2023. Awalan, Kata Dasar, Kata Jadian dalam Bahasa Lampung Kelas 4C 4D. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

 


سَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ).


Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

Hari/tanggal: Selasa, 03  Januari 2023

Tujuan          : Peserta didik mampu membedakan awalan, kata dasar, dan kata jadian dalam bahasa                                 Lampung


Awalan, Kata Dasar, Kata Jadian dalam Bahasa Lampung

            Awalan adalah imbuhan yang ditambahkan pada bagian awal dari kata dasar. Kata dasar adalah kata yang berbentuk dasar, masih asli belum diberi imbuhan, diulang atau digabung. Kata jadian/turunan adalah kata yang dihasilkan melalui proses penambahan awalan, satuan itu dapat berupa tunggal maupun bentuk kompleks, untuk membentuk kata.

 

Berikut contoh dari awalan, kata dasar, dan kata jadian.

1.  Tidak mengalami perubahan pada awalan atau akhiran (nge-ken, di-ken/di-ko, ke-an, be-an), contoh sebagai berikut.

- Guwai diberi imbuhan Nge + Ken = ngeguwaiken yang artinya membuatkan

- Cawo diberi imbuhan di + ken = dicawoken yang artinya dikatakan

- Ghabai diberi imbuhan ke + an = keghabaian yang artinya ketakutan

- Jual diberi imbuhan be + an = bejualan yang artinya berjualan

2. Imbuhan yang mengalami perubahan pada awalan nya sedangkan kata dasarnya tetap (biasanya diawali dengan huruf vokal). Contoh sebagai berikut.

- Ubat diberi imbuhan nge + i = ngubati yang artinya mengobati

- Akuk diberi imbuhan nge + ken = ngakukken yang artinya mengambilkan

- Upaya diberi imbuhan nge + ko = ngupayoken yang artinya mengupayakan

3. Imbuhan yang awalan mengalami perubahan (luluh) pada awal kata dasarnya terutama kata dasar yang diawali oleh huruf (c,s,t,k, p dan g), berikut contoh.

- Cawo diberi imbuhan nye + ken = nyawoken yang artinya mengatakan

- Suluh diberi imbuhan nye + ko = nyuluhko yang artinya memerahkan

- Tuang diberi imbuhan ne + ken = nuangken yang artinya menuangkan

- Kirim diberi imbihan nge + ken = ngirimken yang artinya mengirimkan

- Getas diberi imbuhan nye + ken = ngetasken yang artinya menuaikan








Minggu, 01 Januari 2023

Senin, 02 Januari 2023. Ngejago Ughik Dawak ghik Sehat ( Menjaga Hidup Bersih dan Sehat) Kelas 2A SD Al Azhar 2 Bndar Lampung.


سَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ).


Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

 Hari/tanggal: Senin, 02  Januari 2023

Tujuan          : Peserta didik mampu menyebutkan tentang menjaga hidup bersih dan sehat.

Ngejago Ughik Dawak ghik Sehat

(Menjaga Hidup Bersih dan Sehat)


    Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu, sampah, dan bau. Menjaga kehidupan bersih dan sehat terdapat berbagai cara, sebagai berikut

1. Cagho Ngejago Kebersihan Lingkungan

Ø             - Ngebuang sampah di pek sampah.

Ø             - Ngelakuko kegiatan sakai sambayan.

Ø             - Ngelakuko penghijauan di lingkungan sekitar

(Arti Bahasa Indonesia)

Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan.


-  Membuang sampah di tempat sampah.

-   Melakukan kegiatan gotong royong.

-  Melakukan penghijauan di lingkungan sekitar.

2. Cagho Ngejago Kesehatan

Ø             - Mengan ghik nginum nekanan sai bergizi.

Ø             - Nghighup hawo dawak jamo segar.

Ø             -  Ngelakuko olahragha sai rutin jamo teatugh.

Ø             - Ngejago diri anjak tepalik suatu penyakik.

Ø             - Ngejawehken direi anjak bepikou dan keracunan.

Ø             - Ngejawehken direi anjak stress.

( Arti Bahasa Indonesia )

Cara Menjaga Kesehatan

Makan dan minum makanan yang bergizi.

- Menghirup udara bersih dan segar.

-Melakukan olahraga yang rutin sama teratur.

- Menjaga diri dari terkena suatu penyakit.

- Menjauhkan diri dari cedera dan keracunan

- Menjauhkan diri dari stress.

 


Senin, 19 Desember 2022

Kamis, 01 Desember 2022, Permainan Masyarakat Lampung kelas 3 SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung


لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ).


Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

 Hari/tanggal: Kamis, 01  Desember 2022

Tujuan            : Peserta didik mampu menyebutkan permainan masyarakat Lampung

 PERMAINAN MASYARAKAT LAMPUNG

    Ada banyak pilihan permainan tradisional Lampung yang masih dimainkan sampai sekarang.
 Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Bedil Betung atau Jejok

Bedil betung atau jejok adalah mainan berupa pistol yang dibuat dari bambu.

2. Bledukan atau Jeduman

    Bledukan atau jeduman adalah permainan yang juga memanfaatkan bambu. Namun bedanya, diperlukan bahan bakar berupa minyak tanah untuk memainkannya. 

    Permainan ini biasanya dilakukan saat sedang ada kunjungan saat upacara adat atau begawi.Misalnya saat ada kunjungan besan, acara lamaran, atau pernikahan. Kemudian diikuti dengan alunan musik kolintang.

    Bentuk mainan ini seperti senapan dengan panjang sekitar 120-150 cm, dan memiliki  pegangan yang berukuran sekitar

3. Kebabeng

    Salah satunya adalah permainan kebabeng, yang dilakukan dengan memutarkan buah karet dengan kencang. Untuk memainkannya, hanya diperlukan sehelai tali, sebilah bambu, dan buah karet.  Lalu, cara mainnya adalah dengan menarik kedua ujung tali yang telah diberi dua bilah bambu.Di bagian tengah, sudah terpasang buah karet yang telah dilubangi pada kedua sisinya.

4. Kucing Buta

Kucing buta merupakan permainan yang sangat seru jika dimainkan beramai-ramai. Biasanya di halaman atau lapangan yang luas dan datar.

Dalam permainan ini, salah satu pemain ditutup matanya dengan kain, sehingga tidak dapat melihat.

Kemudian semua pemain saling berpegangan tangan dan membentuk lingkaran besar, mengelilingi pemain yang jadi kucing buta.

Seluruh pemain secara serentak duduk berjongkok dan diam tak bersuara.

Jika ada yang bersuara, kucing buta akan menuju ke sumber suara, merangkulnya, dan mencoba menebak nama pemain yang tertangkap.

Bila tebakannya benar, kucing buta akan dinyatakan menang, dan terjadi pergantian pemain.

Jika salah, maka kucing buta belum bisa diganti dan permainan dilanjutkan seperti semula

5. Taplak

Taplak merupakan permainan tradisional Lampung yang masih eksis hingga kini. Di daerah lain, permainan ini mungkin disebut engklek atau sonlah.

Alat yang diperlukan untuk main permainan ini berupa pecahan genting dan sebidang tanah.

Sebelum bermain, para pemain terlebih dahulu membuat gambar kotak-kotak di atas sebidang tanah.

Cara bermainnya adalah dengan melempar pecahan genting pada gambar kotak yang telah ditentukan.

Kemudian, pemain akan berloncat-loncat dengan sebelah kaki, melompati kotak-kotak yang telah disediakan.

 




 




Kamis, 13 Oktober 2022. Induk Huruf dan Anak Huruf Aksara Lampung kelas 2 SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung

 


لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ


Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

 Hari/tanggal: Kamis, 13 Oktober 2022

Tujuan           : Pesrta didik mampu menyebutkan induk dan anak huruf aksara lampung

INDUK HURUF DAN ANAK HURUF AKSARA LAMPUNG

Induk huruf aksara Lampung terdiri dari 20 huruf. Huruf induk ini penting diketahui lantaran akan menjadi satu kesatuan atau berhubungan dengan anak huruf serta tanda baca aksara Lampung. Sedangkan anak huruf aksara Lampung berjumlah 11 huruf. Berikut induk  dan anak huruf aksara lampung

Induk Huruf Aksara Lampung



Anak Huruf Aksara Lampung






Rabu, 20 Oktober 2022. Bahasa Merwatin dan Bahasa Perwatin kelas 4 SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung



لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ


  Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

 Hari/tanggal   : Rabu, 20 Oktober 2022

 Tujuan             : Peserta didik mampu memahami bahasa merwatin dan bahasa perwatin dalam                                bahasa Lampung


BAHASA MERWATIN DAN BAHASA PERWATIN

A. Bahasa Merwatin: bahasa yang tergolong bahasa biasa, biasanya digunakan dikalangan teman sebaya atau bahasa sehari-hari. 

Contoh: (A/O) Nyak/ nyak artinya saya, (A/O) niku/nikue artinya kamu, (A/O) Gham/gham artinya kita, (A/O) kuti/metei artinya kalian, (A/O) ya/yo artinya dia.

B. Bahasa Perwatin: bahasa yang tergolong bahasa halus. Bahasa ini biasanya dgunakan dikalangan ketua adat atau dipakai untuk menghormati orang yang dihormati.

Contoh: (A/O) hikam/ikam artinya saya, (A/O) puskam/puskam artinya tuan, (A/O) beliyau/beliyau artinya beliau/dia, (A/O) gham ghumpok/gham ghuppek artinya kita yth ( yth :yang terhormat).

 


Jumat, 17 September 2022. Kalimat berpola S-P-O-K Dalam Bahasa Lampung kelas 4 SD Al-Azhar 2 Bandar Lampung


لسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ


  Nama            : Mutiara Jaurina, S.Pd

 Hari/tanggal: Jumat, 17 September 2022

 Tujuan            : Peserta didik mampu menyebutkan S-P-O-K menggunakan bahasa Lampung

 

Kalimat Berpola Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan

 Menggunakan Bahasa Lampung

 

1.  Subjek Dalam Bahasa Lampung

            Subjek ialah yang melakukan suatu pekerjaaan atau disebut juga pelaku. Subjek biasanya sebelum Predikat. Contoh subjek dalam bahasa lampung:

a. Nama orang: Anton, Tono, Mira, dll
b. Nama benda-benda: mija, ghanguk, mahhan, lamban, iwa, ulai, deghian, cabik, dll.
c. Nama panggilan: Ubak, apak, emak, induk, kemaman, keminan, kelepah, tamong, dll
d. Kata ganti orang: tiyan ghumpok,tiyan, niku,pusekam, ikam, nyak, gham ghumpok, gham, beliau, ia, sikam ghumpok, sikam, dll.

2. Predikat Dalam Bahasa Lampung.

            Predikat ialah pekerjaan yang dilakukan. Predikat biasanya merupakan kata kerja. 

            contoh predikat dalam bahasa lampung:mengan, cakak, nari, nulis, belajagh, miwang, lalang, cekelang, ngebaca, macul, dll.


3. Objek Dalam Bahasa Lampung

            Pola Kalimat Objek ialah yang dikenai pekerjaan dan biasanya merupakan kata benda, letak Objek sendiri biasanya setelah Predikat. Contoh kalimat objek dalam bahasa lampung sama dengan subjek.


4. Keterangan Dalam Bahsa Lampung

            Keterangan ialah yang menerangkan pekerjaan. eterangan biasanya setelah Predikat atau setelah Objek atau sebelum Subjek. Berikut ini adalah contoh Keterangan dalam Bahasa Lampung

a. Keterangan tempat Keterangan tempat biasanya diikuti kata depan; di, mit, guk, haguk.
contoh : di pasagh, mit duma, guk mahan, haguk sekulaan.

b. Keterangan waktu Keterangan waktu adalah tentang waktu.
Contoh : bijo (kemarin), ganta(sekarang), keghua(dua hari yang lalu), jemoh(besok), sawai(lusa), mahayu(subuh), mawas(pagi ke siang siang), deghani(pagi ke sore), dibi (tengah hari ke sore), manom (sore ke malam), debingi(malam), tengah bingi(tengah malam), puwasan (tengah malam ke pagi),


Contoh Pola Kalimat SPOK Dalam Bahasa Lampung

Alamsyah ngaji
S              P

Eko lapah mit duma
S      P      K. tempat

Firman mengan iwa
S            P        O

Cici nganik kikim puppul bijo dibi
S       P            O            K. waktu


Jumat, 7Agustus 2026. Anggota Tubuh Bagian Kepala Dalam Bahasa Lampung Kelas 1. SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

                                                    Nama                                     : Mutiara Jaurina, S.Pd Hari/tanggal           ...